Breaking News:

Anak Bisa Mengalami Diabetes, Ini Perbedaan Gejalanya pada Orang Dewasa

Berikut ini simak penjelasan dokter mengenai perbedaan gejala diabetes pada anak dan orang dewasa.

Pexels.com
Ilustrasi seorang anak sedang berkonsultasi bersama dokter- simak penjelasan dokter mengenai perbedaan gejala diabetes pada anak dan orang dewasa. 

TRIBUNHEALTH.COM - Dokter Spesialis Anak Konsultan Endokrinologi, Dr. dr. Andi Nanis Sacharina Marzuki, Sp.A (K). menjelaskan gejala diabetes pada anak.

Diabetes terbagi menjadi dua tipe. Tipe 1 dan tipe 2.

Pada orang dewasa, diabetes tipe 2 paling banyak diderita.

Baca juga: Dokter Spesialis Anak Ungkap Penyebab Diabetes pada Anak yang Perlu Diwaspadai

Berbanding terbalik dengan anak-anak, diabetes tipe 1 menjadi faktor paling banyak menyebabkan anak-anak menderita diabetes.

Andi menuturkan, gejala diabetes pada anak relatif sama dengan orang dewasa.

Diabetes
Diabetes (Pixabay.com)

Baca juga: Tak Melulu Karena Dehidrasi, Sering Merasa Haus Ternyata Menjadi Tanda-tanda Mengidap Kencing Manis

Yaitu:

- Makan banyak

- Minum banyak

- Kencing yang banyak

- dan Mengalami penurunan berat badan.

Ilustrasi penurunan berat badan pada penderita diabetes
Ilustrasi penurunan berat badan pada penderita diabetes tipe 1 (pixabay.com)

"Seharusnya kalau makan dan minum yang banyak, berat badan naik. Tetapi ini berat badan turun," ujarnya dilansir Tribunhealth.com dari tayangan YouTube KompasTV.

Namun yang membedakan, pada diabetes tipe 2 dindikasikan dengan obesitas.

Sehingga proporsi tubuh penderita cenderung gemuk.

Baca juga: Gejala Hiperglikemia pada Penderita Diabetes, Bisa Picu Komplikasi Ketoasidosis yang Mematikan

Sedangkan pada anak yang sering disebabkan oleh diabetes tipe 1, lebih cenderung kurus.

"Meskipun tidak selalu seperti itu."

"Tetapi kalau kita lihat anak secara sekilas dan gemuk, oh mungkin kita anggap anak menderita diabetes tipe 2."

"Lalu kalau melihat anak yang kurus, mungkin itu diabetes tipe 1," jelas Andi.

Ilustrasi - Diabetes
Ilustrasi - Diabetes (Freepik.com)

Baca juga: 6 Masalah Penglihatan Akibat Komplikasi Diabetes, Katarak hingga Edema Makula

Selain itu, perjalanan penyakit juga lebih akut atau mendadak yang tipe 1.

Artinya yaitu lebih cepat terjadi perburukan kondisi pada pasien diabetes dengan tipe 1.

Seperti kondisi Ketoasidosis yang bisa menyebabkan pasien menjadi koma atau tidak sadar.

Baca juga: Labu Punya Sederet Manfaat Kesehatan, Baik untuk Penderita Diabetes hingga Penyakit Kardiovaskular

Penjelasan Dokter Spesialis Anak Konsultan Endokrinologi, Dr. dr. Andi Nanis Sacharina Marzuki, Sp.A (K). ini dilansir Tribunhealth.com dari tayangan YouTube KompasTV, Jumat (19/11/2021).

(Tribunhealth.com/Ranum Kumala Dewi)

Penulis: Ranum Kumala Dewi
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved