Breaking News:

Gejala Mata Kering Bertambah Buruk selama Pandemi, Mungkinkah karena Terlalu Lama Pakai Masker?

Mungkinkah Penggunaan Masker Bisa Picu Mata Kering? Ini Jawaban Pakar Kesehatan Mata

grid.id
ilustrasi mengalami keluhan mata kering selama pandemi 

TRIBUNHEALTH.COM - Mata kering merupakan kondisi yang biasa terjadi pada siapa saja.

Dalam survei online yang diterbitkan pada bulan Januari, dua pertiga responden melaporkan memiliki gejala mata kering, dilansir TribunHealth.com dari CNA, Minggu (26/9/2021).

Di antara mereka, lebih dari semperempatnya mengatakan gejala makin buruk seiring penggunaan masker selama pandemi.

Dr Ira Udell, seorang profesor oftalmologi di Zucker School of Medicine di Hofstra/Northwell menyebut masker memang bisa menyebabkan ketidaknyamanan pada mata.

Namun dia menegaskan hubungan pemakaian masker dan amta kering tak mungkin, mengingat kelembapan yang dihembuskan saat memakainya.

Baca juga: Begini Aturan Bermain Gadget Agar Mata Tidak Mudah Lelah, Simak Ulasan dr. Dyana Theresia Watania

Baca juga: Benarkah Kacamata Blue Ray Efektif Mengurangi Radiasi dari Ponsel? Ini Jawaban dr. Dedi Purnomo Sp.M

ilustrasi mata kering
ilustrasi mata kering (freepik.com)

Masker memang bisa membuat kacamata menjadi berkabut.

Menurutnya, kelembaban itu harusnya juga meningkatkan kelembaban di sekitar mata.

Penjelasan yang lebih mungkin dari temuan tersebut adalah hubungan antara mata kering dan stres terkait pandemi.

Dalam dua penelitian terhadap veteran, peneliti menemukan hubungan kuat antara sindrom mata kering, gangguan stres pasca-trauma, dan depresi.

Penyebab

Salah satu penyebab mata kering adalah penggunaan gadget, baik untuk bekerja ataupun aktivitas lain.

Apa lagi penggunaan itu meningkat selama pandemi.

Ketika orang menatap layar komputer selama berjam-jam, mereka lebih jarang berkedip, mengakibatkan mata lelah, tertekan, dan kering.

Pelumasan permukaan mata yang tidak memadai juga dapat menyebabkan penglihatan kabur.

Baca juga: Kapten Kes. dr. Dedi Purnomo, Sp.M Jelaskan Penyebab Mata Silinder, Faktor Keturunan hingga Cedera

Baca juga: Kapten Kes. dr. Dedi Purnomo, Sp.M Bicara soal Kacamata Bluray, Benar Bisa Tangkal Radiasi Layar?

Ilustrasi pemeriksaan mata
Ilustrasi pemeriksaan mata (Freepik.com)

Meskipun masalah mata kering paling sering terjadi pada orang berusia di atas 50 tahun, masalah ini juga meningkat di kalangan orang dewasa muda.

Kejadian ini, oleh para ahli dikaitkan dengan smartphone dan komputer.
Orang yang lebih muda juga lebih cenderung memakai lensa kontak.

Pemakaian yang terlalu lama juga dapat menyebabkan mata kering.

Mata kering adalah gejala khas dari sindrom Sjogren dan gangguan autoimun lainnya yang merusak jaringan pelumas tubuh.

Mata kering juga sering terjadi sementara setelah operasi katarak; operasi mata lasik, yang membentuk kembali kornea untuk meningkatkan penglihatan; dan blepharoplasty, operasi untuk memperbaiki kelopak mata yang terkulai.

Beberapa orang mengalami mata kering kronis karena kelopak mata mereka tidak menutup sepenuhnya saat tidur.

Baca berita lain tentang kesehatan umum di sini.

(TribunHealth.com/Nur)

Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved