Breaking News:

dr. Johannes Aritonang Sebutkan Keluhan yang Dapat Terjadi Ketika Mengalami Gangguan Prostat

Menurut dr. Johannes Aritonang ada 3 keluhan yang dapat dirasakan ketika mengalami gangguan prostat.

belitung.tribunnews.com
Ilustrasi pembesaran prostat pada pria, menurut dr. Johannes Aritonang penderita bisa mengalami keluhan penyimpanan di bagian kandung kemih 

TRIBUNHEALTH.COM - Screening gangguan prostat bisa dimulai sejak usia 40 tahun.

Ada 3 keluhan yang dapat dirasakan ketika mengalami gangguan prostat.

Pertama adalah keluhan penyimpanan di bagian kandung kemih.

Dilansir oleh Tribunhealth.com penjelasan Dokter Spesialis Urologi, dr. Johannes Aritonang dalam tayangan YouTube KOMPASTV program AYO SEHAT.

Baca juga: Tips Memilih Pasta Gigi untuk Gigi Sensitif dari Drg. R. Ngt. Anastasia Ririen

Kedua adalah gejala obstruktif.

Ketika mengalami gangguan dalam pembuangan.

Ilustrasi seseorang konsultasi dengan dokter perihal gangguan prostat, menurut dr. Johannes Aritonang penderita seringkali buang air kecil
Ilustrasi seseorang konsultasi dengan dokter perihal gangguan prostat, menurut dr. Johannes Aritonang penderita seringkali buang air kecil (kompas.com)

Terakhir adalah gejala pasca buang air kecil.

Biasanya pada gejala iritatif, pasien akan sering buang air kecil.

Bahkan sehari bisa lebih dari 10 kali.

Dalam waktu yang singkat seringkali bolak balik kamar mandi.

Biasanya juga ada keluhan terburu-buru.

Sehingga saat sudah tidak tahan untuk buang air kecil, karena tergesa-gesa jadinya penderita mengompol.

Baca juga: Benarkah Gigi Sensitif Berhubungan dengan Usia? Ini Penjelasan Drg. R. Ngt. Anastasia Ririen

Selain itu, saat malam hari juga sering terbangun.

Biasanya lebih dari 1 kali untuk buang air kecil.

Jadi penderita memang tidak bisa menahan sama sekali.

Gejala tersebut untuk keluhan iritatif.

Sedangkan untuk keluhan obstruktif, biasanya terkait dengan pembuangannya.

Urine akan ditampung di dalam kandung kemih, setelah melewati kandung kemih akan dibuang.

Ilustrasi gangguan prostat pada pria, menurut dr. Johannes Aritonang
Ilustrasi gangguan prostat pada pria, menurut dr. Johannes Aritonang organ di bawah kandung kemih akan memengaruhi pancarannya (Pixabay)

Organ di bawah kandung kemih akan memengaruhi pancarannya.

Dokter menyebutkan jika biasanya akan ada keluhan pancarannya lebih lemah daripada pancaran biasanya.

Halaman
12
Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved