Breaking News:

Menurut dr. M. Syah Abdaly, Sp.PD Pasien yang Terinfeksi COVID-19 Mengalami Defisiensi Zinc

dr. M. Syah Abdaly, Sp.PD sebut seseorang yang malnutrisi, kekurangan vitamin dan mineral akan berisiko terkena infeksi yang lebih berat.

tribunnews.com
Ilustrasi seorang wanita sakit, menurut dr. M. Syah Abdaly, Sp.PD suplemen bisa membantu untuk meningkatkan daya tahan tubuh 

TRIBUNHEALTH.COM - Seseorang yang malnutrisi, kekurangan vitamin dan mineral akan berisiko terkena infeksi yang lebih berat.

Berdasarkan penelitian orang yang terinfeksi COVID-19 mengalami defisiensi zinc.

Serta kekurangan vitamin D.

Dilansir oleh Tribunhealth.com penjelasan Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr. M. Syah Abdaly, Sp.PD dalam tayangan YouTube KOMPASTV program Bincang Kita edisi 20 Agustus 2021.

Oleh karena itu, inilah yang menjadi landasan mengapa harus disuplementasikan pada orang-orang yang sakit.

Baca juga: dr. M. Syah Abdaly, Sp.PD Menyebutkan Jika Suatu Penyakit Ditentukan oleh Tiga Faktor

Karena pada orang-orang sakit biasanya tidak nafsu makan.

Makan pun biasanya hanya seadanya.

Disinilah peranan dari suplemen.

Ilustrasi perempuan sakit pada area perut,
Ilustrasi perempuan sakit pada area perut, dr. M. Syah Abdaly, Sp.PD sarankan untuk konsumssi makanan yang mengandung karbohidrat, protein, dan lemak (Pexels)

Dimana bertujuan untuk melengkapi.

Multivitamin apabila seseorang bisa konsumsi makanan yang banyak yang terdiri dari sayur dan buah, maka sebenarnya tidak diperlukan multivitamin.

Namun mengingat dalam kondisi sakit, penurunan nafsu makan, maka suplemen bisa membantu untuk meningkatkan daya tahan tubuh kita.

Disamping konsumsi multivitamin, juga jangan lupa untuk menerapkan pola hidup sehat.

Konsumsi makanan dengan kandungan seimbang.

Ada karbohidrat, protein, dan lemak.

Komponen tersebut tidak boleh dilupakan.

Jangan hanya konsumsi multivitamin saja, tetapi tidak konsumsi makanan seimbang.

Baca juga: Benarkah sebelum Operasi Bedah Mulut Pasien Dibius? Simak Ulasan drg. Andi Tajrin, M.Kes., Sp.BM (K)

Tentunya dapat mengalami penurunan daya tahan tubuh jika tidak konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat, protein, dan lemak.

Bagi seseorang yang memilki komorbid, seperti hipertensi, diabetes, penyakit jantung, kanker, atau penyakit imun lainnya akan menurunkan daya tahan tubuh.

Oleh karena itu, bagi yang mempunyai komorbid harus dikontrol.

Penjelasan Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr. M. Syah Abdaly, Sp.PD dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube KOMPASTV program Bincang Kita edisi 20 Agustus 2021.

(Tribunhealth.com/Dhiyanti)

Baca berita lain tentang kesehatan di sini.

Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved