Breaking News:

dr. Rahmawati Thamrin, Sp.And. Menjelaskan Bahwa Kesuburan Pria Tidak Bisa Dilihat dari Bentuk Fisik

Pria dengan hidup sehat seperti tidak merokok, tidak mengonsumsi alkohol, pola tidur bagus, dan olahraga yang cukup tidak menjamin kesuburan bagus.

tribunnews.com
ilustrasi kesuburan pada pria 

TRIBUNHEALTH.COM - Tidak ada ciri khusus tentang kesuburan pria.

Pria dengan hidup sehat seperti tidak merokok, tidak mengonsumsi alkohol, pola tidur bagus, dan olahraga yang cukup tidak menjamin kesuburan bagus.

Dari bentuk secara fisik, tidak ada ciri kesuburan bagus atau tidak.

Kecuali jika memang karena bawaan genetik, seperti Kallman sindrom.

Terlihat dari bentuk fisiknya, misal pada laki-laki yang suaranya tidak berubah dari kecil.

Walaupun sudah dewasa, namun suaranya masih seperti anak-anak, bisa dikategorikan ada genetik yang mempengaruhi kesuburannya.

Misalnya laki-laki namun suaranya seperti perempuan, atau bentuk tubuh terlalu tinggi dan tidak terdapat satu pun bulu pada tubuhnya.

ilustrasi kesuburan pada pria
ilustrasi kesuburan pada pria (tribunnews.com)

Baca juga: dr. Sandra Langow Beberkan Bahwa Asam Urat Bisa Mengintai Berbagai Jenis Usia

Secara fisik, dari bulu-bulu seluruh badan bahkan pada alat reproduksi bulu bulu pun kurang, maka sebaiknya waspada.

Mungkin saja adanya kelainan genetik yang harus diperiksakan lebih jauh.

Apabila sudah menikah dan belum memiliki anak, laki-laki wajib memeriksakan diri.

Cara memeriksa kesuburan sendiri pada pria dengan melihat daerah yang berbulu seperti daerah ketiak atau daerah alat reproduksi.

Pada daerah ketiak dan alat reproduksi tumbuh bulu yang tidak sewajarnya, bisa diperhatikan.

Dilihat dari daerah alat reproduksi terutama daerah skrotum, harus diperhatikan apakah besarnya sama ataukah kecil dan besar paling jarang diperhatikan oleh laki-laki.

Baca juga: Faktor Kebiasaan Menggunakan MCK Kurang Bersih Bisa Sebabkan Masuknya Bakteri Salmonella Typhi

Untuk kesuburan, yang dilihat adalah ukuran dari buah zakar.

Pada pria tidak ada siklus subur seperti wanita.

Sirkulasi pembuatan sperma biasanya terjadi setiap hari.

Pria tidak seperti wanita yang sesuai dengan siklus hormonal, misalnya hormon LH meningkat saat tertentu dan menurun.

Tidak ada indikasi masa subur pada pria, setiap hari bisa subur dan setiap hari bisa menurun dan bisa naik lagi.

Karena proses pembuatan sperma berbeda dengan proses pembuatan telur pada wanita.

Sel telur pada wanita sudah ada sejak didalam kandungan.

Baca juga: Bahan Untuk Gigi Tiruan Tahan Berapa Lama ya Dok? Simak Ulasan drg. Muhammad Ikbal

Halaman
12
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved