Breaking News:

Apa Bau Mulut sebagai Penanda bahwa Terdapat Masalah pada Gigi? Berikut Penjelasan drg. Anastasia

BAu mulut atau disebut dengan halitosis disebabkan oleh 2 hal, yakni patologis dan fisiologis. Bau mulut yang disebabkan fisiologis tergolong normal

kompas.com
ilustrasi bau mulut 

TRIBUNEHALTH.COM - Penyebab bau mulut tidak selalu karena gigi.

Penyebab bau mulut digolongkan mejadi 2 yakni patologis dan fisiologis.

Bau mulut yang disebabkan oleh fisiologis tergolong normal.

Tetapi bau mulut yang disebabkan oleh patologis diantaranya misalkan gangguan pada material gigi.

Anomali pada gigi seperti gigi berlubang, dan gangguan lain yang bersifat patologis dibagi menjadi dua.

Apakah itu gangguan yang benar-benar dari rongga mulut ataukah karena sistemik.

ilustrasi bau mulut
ilustrasi bau mulut (kompas.com)

Baca juga: Dokter Spesialis Anak: Golden Age adalah Masa yang Penting untuk Perkembangan Seorang Anak

Bau yang berasal dari rongga mulut, disebabkan karena anomali-anomali yang berada pada rongga mulut.

Penyebab bau mulut sistemik terjadi gangguan pada tubuh yang terjadi diluar rongga mulut.

Gangguan yang terjadi diluar rongga mulut seperti ginjal, diabetes, gangguan pada nasofaring atau pernafasan, paru-paru, dan sebagainya.

Termasuk usai makan atau sesuatu yang menimbulkan aroma-aroma tertentu.

Tidak perlu khawarit, karena begitu dokter dapat mengetahui etiologis dari kejadian aroma mulut yang tidak sedap, maka dokter bisa menentukan jenis terapi yang tepat.

Baca juga: Sampai Tahap Mana Kecemasan Masih Bisa Dianggap Wajar? Simak Penjelasan Dokter Berikut Ini

Apabila harus dikonsulkan pun, bisa dikonsulkan ke dokter ahli terkait yang tepat.

Pasien yang mengalami phobia, padahal kondisi sebenarnya harus mendapatkan perawatan yang tepat seperti edukasi dan bantuan psikolog.

Untuk meyakinkan pasien bahwa yang dialami apakah benar-benar genuine.

Terdapat alat untuk mengukur sesuatu yang murni halitosis ataukah yang sifanta pseudo halitosis atau bersifat phobia.

Dokter bisa menentukam apakah aroma tersebut karena halitosis ataukah aroma yang berasal dari gigi, dan aroma lain yang disebabkan berbagai hal seperti sistemik.

ilustrasi bau mulut
ilustrasi bau mulut (grid.ID)

Alat yang bisa digunakan sebagai parameiter untuk menentukan apakah masuk ke dalam kategori patologis yang memang membutuhkan penanganan ataukah yang sifatnya hanya psikologis saja.

Terdapat alat ukur satuan yang berguna untuk mengukur tingkat bau mulut, selain itu terdapat alat yang mampu mengukur tingkat basa dalam rongga mulut.

Pada kasus halitosis, yang disebabkan oleh gas yang mudah menguap (Volatil Sulfure Compound) terjadi pada situasi dimana kondisi keasaman rongga mulut basa, pH diatas 7.

Dengan indikator ini, dokter bisa menentukan adanya halitosis ketika pH diatas angka 7.

Apabila pH dibawah angka 7, maka bukan halitosis.

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribunnews.com, bersama dengan drg. R. Ngt. Anastasia Ririen Pramudyawati. Jumat (23/10/2020)

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved