Breaking News:

Perokok Pasif Beresiko Mengalami Penyakit Paru Obstruktif Kronik? Berikut Penjelasan Dokter

Perokok pasif ialah orang yang kerap kali menghirup asap rokok. Perokok pasif cenderung lebih beresiko mengalami penyakit paru daripada perokok aktif

tribunnews.com
ilustrasi penyakit paru obstruktif kronik 

TRIBUNHEALTH.COM - Perokok pasif ialah kita menghirup udara yang mengandung asap rokok padahal kita sendiri tidak merokok.

Pada pengghirup rokok elektrik, sudah bukan lagi perokok pasif namun menjadi perokok aktif.

Sampai saat ini dampak perokok biasa dan perokok elektrik sama saja.

Pada perokok pasif, tergantung dengan berapa lama menghirup asap rokok.

Secara continue atau sering menghirup asap rokok tentunya akan berdampak lebih luas.

Dampak menjadi perokok pasif ada yang dampaknya menjadi dampak yang segera atau dampak yang jangka panjang.

ilustrasi penyakit paru obstruktif kronik
ilustrasi penyakit paru obstruktif kronik (kompas.com)

Baca juga: Dokter: Diare yang Tak Kunjung Membaik Dapat Sebabkan Komplikasi hingga Pengaruhi Kinerja Jantung

Apabila terjadi dampak segera atau jangka pendek, dan sudah memiliki penyakit pada pernapasan saat menghirup asap rokok itu maka akan kambuh.

Banyak yang merasa bahwa saat didalam ruangan yang banyak asap rokok mata menjadi pedih, dada terasa sesak, dan bisa juga sakit tenggorokan.

Tetapi ada banyak dampak jangka panjangnya bisa menjadi penyakit paru obstruktif kronik

Penyakit paru obstruktif kronik 90% akibat dari perokok.

Halaman
12
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved