Breaking News:

Pilek dan Bersin Berkali-kali Jadi Tanda Rhinitis Alergi, Dokter: Bisa Berkembang Jadi Sinusitis

Karenanya, penting untuk mengatasi rhinitis segera sebelum bertambah parah, simak cara-caranya

Tribunnews.com
Ilustrasi hidung mampet sebelah 

TRIBUNHEALTH.COM - Pilek dan bersin berkali-kali pada pagi hari tidak selalu menjadi tanda sinus.

dr Susanti menjelaskan, gejala tersebut umunya justru menjadi tanda penyakit rhinitis alergi.

Penjelasan tersebut dia paparkan dalam program Ayo Sehat Kompas TV, ketika menanggapi pertanyaan @fachriberri, Jumat (21/5/2021).

Penanya mengeluhkan pilek dan bersin berkali-kali saat pagi hari.

Yang dia tanyakan, apakah hal itu menjadi tanda sinus dan haruskah ke dokter.

"Dan rhinitis yang muncul pada pagi hari, pemicunya seringkali disebabkan debu rumah, tungau, serbuk sari, bulu binatang peliharaan, jamur pada dinding rumah, atau kotoran kecoa," paparnya.

Baca juga: Bahas Penggunaan Dexametason untuk Flu, Dokter: Efek Sampingnya Lebih Besar

Baca juga: Apakah Termasuk Gejala Covid Jika Merasakan Nyeri Otot, Diare, Flu tapi Tidak Demam Dok?

Ilustrasi hidung mampet
Ilustrasi hidung mampet (kaltim.tribunnews.com)

Gangguan hormonal dan efek samping penggunaan obat tertentu mungkin bisa berdampak serupa.

Apabila kondisi ini tidak diobati dengan baik, maka akan berkembang menjadi peradangan sinus.

Gajala sinusitis meliputi beberapa hal sebagai berikut.

  1. Rasa penuh di bagian wajah
  2. Rasa nyeri
  3. Hidung berair
  4. Hidung tersumbat
  5. Batuk, bau napas
  6. Kemampuan penciuman yang turun.

Baca juga: Kenali Fluorosis, Kelainan Struktur Email Bercak atau Cacat pada Gigi

Baca juga: Jangan Salah Sebut, Ini Perbedaan Flu dan Covid-19 yang Perlu Diketahui

Ilustrasi hidung seorang wanita yang mengalami mimisan
Ilustrasi hidung seorang wanita yang mengalami mimisan (Tribunnews.com)

Sebelum berkembang parah menjadi sinusitis, rhinitis alergi perlu segera diatasi.

Sebenarnya caranya terbilang simpel.

Yang perlu dilakukan cukup mencari apa yang menjadi pemicu alergi.

"Kemudian menghindari faktor alergi tersebut," jelas dr Susanti.

Kemudian faktor lainnya yang bisa digunakan adalah obat antialergi.

Kendati demikian, dr Susanti menyarankan untuk berkonsultasi dengan dokter.

Hal itu penting dilakukan agar tindakan yang diberikan tepat.

Baca artikel lain seputar kesehatan umum di sini.

(TribunHealth.com/Ahmad Nur Rosikin)

Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved