Breaking News:

Dokter Anjurkan Tak Enggan Berbicara Jujur Kepada Dokter jika Merasa Sakit setelah Penarikan Behel

Menurut drg. Ardiansyah S. Pawinru, Sp.Ort(K) sebaiknya pasien berbicara dengan dokter gigi apabila merasa sakit setelah dilakukan penarikan behel.

Freepik.com
Ilustrasi dokter gigi melakukan penarikan kawat gigi, drg. Ardiansyah S. Pawinru, Sp.Ort(K) sebut jika merasa sakit sebaiknya berbicara jujur 

TRIBUNHEALTH.COM –  Setelah pemasangan kawat gigi kemungkinan pasien akan merasa sedikit nyeri dan tidak nyaman.

Hal ini disebabkan oleh kawat gigi yang menarik gigi pasien dan menimbulkan rasa nyeri, apalagi dalam 4-6 jam setelah prosedur selesai.

Rasa nyeri akan bertahan hingga 3-5 hari dan mulai berkurang beberapa hari setelahnya.

Biasanya dokter gigi akan memberikan obat pereda nyeri untuk mengatasi kondisi seperti ini.

Untuk membahas mengenai informasi perawatan kesehatan gigi dan mulut, kita bisa bertanya langsung dengan Dokter Gigi Spesialis Orthodonsia yang sudah berkompeten seperti drg. Ardiansyah S. Pawinru, Sp.Ort(K).

Baca juga: Ternyata Warna Bibir Hitam Bisa Disebabkan Suatu Penyakit, Begini Penuturan dr. Satya Perdana

ilustrasi seseorang yang menggunakan kawat gigi, begini penjelasan drg. Ardiansyah S. Pawinru, Sp.Ort(K)
ilustrasi seseorang yang menggunakan kawat gigi, begini penjelasan drg. Ardiansyah S. Pawinru, Sp.Ort(K) (pixabay.com)

Baca juga: Ketahui Penyebab Seseorang Memiliki Warna Bibir Hitam, Begini Penjelasan dr. Satya Perdana

drg. Ardiansyah S. Pawinru, Sp.Ort(K) merupakan Dosen di Fakultas Kedokteran Gigi di Universitas Hasanuddin.

drg. Ardiansyah S. Pawinru, Sp.Ort(K) lahir di Maros, 19 Agustus 1979.

Ia adalah lulusan program sarjana di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan pada tahun 1997-2002.

Setelah menyelesaikan program sarjana ini melanjutkan program profesi di universitas yang sama hingga tahun 2005.

Tak henti sampai disini, pada tahun 2008 hingga 2014 drg. Ardiansyah S. Pawinru, Sp.Ort(K) melanjutkan program Spesialis Orthodonsia di Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat.

2 dari 3 halaman

Selama kuliah ternyata drg. Ardiansyah S. Pawinru, Sp.Ort(K) juga aktif mengikuti berbagai organisasi.

Di awal perkuliahan, ia dipercaya menjadi Ketua Majelis Permusyawaratan Mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin.

drg. Ardiansyah S. Pawinru, Sp.Ort(K) sering diamanahi menjadi ketua di beberapa organisasi tingkat Universitas hingga Provinsi.

Ia juga pernah menjadi Ketua Umum Dewan Perwakilan Mahasiswa Profesi Fakultas Kedokteran Gigi selama 1 periode.

Tak hanya itu, pada tahun 2016-2020 drg. Ardiansyah S. Pawinru, Sp.Ort(K) menjadi Ketua Bidang Kesehatan KNPI Sulawesi Selatan.

Baca juga: Waspada Gastroenteritis pada Anak, Kenali Gejala Berdasarkan Penyebabnya

Profil drg. Ardiansyah S. Pawinru, Sp.Ort(K)
Profil drg. Ardiansyah S. Pawinru, Sp.Ort(K) (Dok. Pribadi drg. Ardiansyah S. Pawinru, Sp.Ort(K))

Baca juga: Apa Penyebab Anak-anak Mudah Mengalami Gastroenteritis? Simak Tanggapan Dokter

Di tahun yang sama, ia menjadi Sekretaris Umum Ikatan Ortodontis Indonesia Komda Sulawesi Selatan dan Sekretaris Umum PDGI Pengurus Wilayah Sulawesi Selatan dan Barat.

drg. Ardiansyah S. Pawinru, Sp.Ort(K) akan menjawab seluruh pertanyaan Tribunners terkait kesehatan gigi dan mulut sebagai berikut.

Pertanyaan:

Saya merasa sangat sakit ketika dilakukan penarikan kawat gigi dok.

Apa yang harus saya lakukan dok?

3 dari 3 halaman

Doddy, Tinggal di Kediri.

Baca juga: dr. Henny Kartika Sp.OG Paparkan Waktu Penyembuhan yang Dibutuhkan Pasien setelah Eracs dan Caesar

ilustrasi penggunaan kawat gigi, simak penuturan drg. Ardiansyah S. Pawinru, Sp.Ort(K)
ilustrasi penggunaan kawat gigi, simak penuturan drg. Ardiansyah S. Pawinru, Sp.Ort(K) (pixabay.com)

Baca juga: Ingin Memiliki Kulit Sehat dan Glowing? Simak Rahasia yang Disampaikan dr. Nadia Meutia, Sp.DV

Dokter Gigi Spesialis Orthodonsia, drg. Ardiansyah S. Pawinru, Sp.Ort(K) Menjawab:

Baiknya tidak enggan untuk berbicara jujur kepada dokter yang menangani.

Biasanya jika ada pasien seperti itu maka kita cek apakah terlalu keras atau terlalu besar kawat yang kita beri tarikan.

Sehingga kita bergerak mulai dari tarikan kecil terlebih dahulu.

Ini bertujuan agar pasien terbiasa mulai dari kecil.

Hal ini justru akan berdampak bagus sehingga nantinya bisa terus-menerus.

Baca juga: Kenali Masalah yang Timbul Akibat Trauma Sebelum Erupsi Gigi, Berikut Ulasan drg. Anastasia

(Tribunhealth.com/DN)

Baca berita lain tentang kesehatan di sini.

Selanjutnya
Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ahmad Nur Rosikin
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved