Breaking News:

dr. Debby: Untuk Mendeteksi Alzheimer Diperlukan Pemeriksaan Lebih Lanjut ke Dokter Saraf

Saat seseorang memasuki usia 65 tahun, umumnya mengalami penyakit dimensia alzheimer. Penyakit ini disebabkan karena adanya faktor genetik.

freepik.com
ilustrasi pemeriksaan alzheimer 

TRIBUNEHALTH.COM - Pada umumnya dimensia alzheimer terjadi pada usia di atas 65 tahun.

Tetapi penelitian akhir-akhir ini dikatakan dimensia alzheimer didapatkan usia sekitar 30-40 tahun, sehingga disebut sebagai Early stage dari alzheimer.

Walaupun tetap dalam penelitian penyebabnnya adalah faktor genetik yang menjadi faktor utama.

Yang lain masih menjadi penelitian bahwa di usia 30, 40 tahun sudah menderita alzhimer.

Untuk mendeteksi dini alzheimer harus datang ke dokter spesialis saraf agar dilakukan pemerikasaan lebih lanjut, didata, dan dicari dari history riwayat keluarga.

ilustrasi pemeriksaan alzheimer
ilustrasi pemeriksaan alzheimer (freepik.com)

Baca juga: Selain Plak dan Predisposisi, Gingivitis Terjadi Karena Kondisi Sistemik, Begini Ulasan Dokter

Tanda-tanda perubahan perilaku pada seseorang sudah menjadi tanda bahwa alhzheimer menengah ke berat.

Karena domain nomor satu alzheimer adalah gangguan memori.

Hal-hal sederhana saja tidak ingat dan untuk hal-hal memori jangka pendek yang baru saja terjadi.

Misalnya lupa menaruh barang, sesuatu yang sederhana seperti menaruh kunci.

Apabila sudah menunjukkan perubahan perilaku, berarti sudah menuju alzheimer berat.

2 dari 3 halaman

Oleh karena itu, penyakit dimensia alzhaimer terkadang deteksi awalnya tidak diketahui.

Baca juga: Dari Segi Usia, Behel Sebaiknya Digunakan Ketika Gigi Permanen Mulai Tumbuh Semua

Karena secara awam dimensia alzhaimer dikatakan "pikun".

Apabila dimensia dideteksi secara dini, maka keparahan atau kelanjutannya bisa dicegah.

Tetapi apabila memang sudah terjadi maka tidak bisa disembuhkan.

Beberapa pencegahan dimensia alzheimer yang perlu diketahui antaralain:

- Hidup sehat

- Mengonsumsi makanan bergizi

- Olahraga

- Jangan maklum dengan pikun

Bedakan pikun biasa dengan pikun dimenisa.

Baca juga: Dr. drg. Munawir H. Usman, SKG. Berikan Tips Agar Tetap Merasa Nyaman Selama Penggunaan Gigi Tiruan

3 dari 3 halaman

Jika melihat lupa atau pikun sebagai dimensia, maka untuk mengingat kembali pun tidak bisa.

Hal yang harus dilakukan saat mengetahui bahwa mengalami alzheimer yakni:

- Cek kesehatan fisik dan mental ke dokter yang kompeten

- Screening di level tingkat puskesmas

- Begabung dnegan komunitras alzheimer Indonesia

Ini disampaikan pada channel YouTube KompasTV, bersama dengan dr. Debby Amelia Sp.S. Seorang dokter spesialis saraf. Rabu (23/6/2021)

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Selanjutnya
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved