Breaking News:

drg. Munawir Sebut Gusi Turun adalah Kondisi Serius Akibat Kurang Menjaga Kesehatan Mulut

Menjaga kesehatan rongga mulut sangatlah penting. Tak boleh disepelekan, masalah karang gigi yang tidak segera diatasi dapat menimbulkan masalah lain.

pixabay.com
ilustrasi gigi sehat 

TRIBUNHEALTH.COM - Resesi gingiva merupakan kondisi gusi yang merosot ke bawah dari permukaan gigi.

Sehingga permukaan gigi akan terlihat dan dikenal dengan istilah gusi turun.

Kondisi ini merupakan salah satu gejala penyakit gusi atau periodontitis.

Kondisi gusi turun ini merupakan kondisi serius dari kesehatan mulut yang buruk dan tidak terjaga.

Turunnya gusi ini dapat menyebabkan kehilangan gigi.

Perawatan awal sebelum terjadi resesi yang ekstrim, dilakukan tindakan pencegahan.

ilustrasi gigi sehat
ilustrasi gigi sehat (pixabay.com)

Baca juga: dr. Henry Jerikho Maruli, Sp.OG: Jaga Keseimbangan Hormon Wanita dengan Menjaga Pola Makan

Yaitu dengan melihat kondisi mengangkat penyebab terjadinya resesi gusi.

Pada umunya yang menjadi penyebab resesi gusi adalah terjadinya karang gigi.

Olehkarena itu dianjurkan untuk membersihkan karang gigi.

Pembersihan karang gigi biasanya dianjurkan setiap 6 bulan sekali.

Karena karang gigi pada setiap orang pasti ada tetapi tergantung jumlahnya.

Pada orang yang rajin menyikat gigi atau oral hygiene bagus, mungkin karang gigi tidaklah banyak.

Baca juga: Keluarga Tak Harmonis Bisa Picu Kekerasan Seksual pada Anak, Psikolog Tekankan Pentingnya Edukasi

Yang kurang memperhatikan kebersihan gigi, mungkin jumlah karang gigi yang menempel banyak.

Pertama kali yang dilihat adalah apa yang menjadi faktor terbentuknya karang gigi.

Apabila karang gigi mulai terbentuk, hal yang akan dilakukan adalah scaling gigi.

Jika kondisi lebih parah, sudah sampai pada akar gigi akan dilakukan root planning.

Root planning adalah membersihkan akar gigi dengan cara melakukan kuret pada permukaan gigi, dengan alat tertentu agar permukaan gigi bersih dari plak.

Baca juga: Tak Semua Gigi Berlubang Bisa Picu Keluhan pada Gigi, Dokter Gigi Anastasia Ungkap Alasannya

Karena plak gigi bisa masuk sampai ke akar gigi, bukan hanya pada permukaan gigi.

Keadaan yang paling ekstrim adalah terjadi kegoyangan gigi.

Untuk mencegah agar gigi tidak terlepas, maka dilakukan bonegraph.

Bonegraph diistilahkan menanam benih gusi atau tulang.

Terdapat bahan khusus yang diberikan pada permukaan gusi yang mengalami resesi dengan tujuan untuk menggantikan kerusakan jaringan pendukung gigi yang hilang.

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribunnews.com, bersama dengan Dr. drg. Munawir Usman, S.KG., M.AP. Selasa (30/3/2021)

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved