Breaking News:

Berbagai Komplikasi Pneumonia yang Bisa Terjadi, Radang Selaput Dada hingga Keracunan Darah

Seseorang perlu dirawat di rumah sakit untuk perawatan jika mengalami salah satu komplikasi

Kompas.com
Ilustrasi - Gangguan pada paru-paru 

TRIBUNHEALTH.COM - Pneumonia merupakan peradangan paru-paru yang disebabkan oleh infeksi.

Infeksi bisa diakibatkan baik oleh bakteri, virus, maupun penyebab lain.

Pneumonia bisa menyerang siapa saja.

Namun lebih umum pada kelompok orang yang berusia sangat muda, atau orang tua.

Pada mereka, pneumonia bisa lebih berisiko memicu komplikasi serius.

Baca juga: Sisa Metabolisme yang Banyak Mengakibatkan Paru Bekerja Keras, Simak Ulasan R. Radyan Yaminar, S. Gz

Baca juga: Jenis dan Penyebab Kanker Paru-paru, Tak Tunjukkan Gejala Tertentu pada Tahap Awal

ilustrasi masalah paru
ilustrasi masalah paru (kompas.com)

Diberitakan TribunHealth.com dari laman resmi National Health Service (NHS) Inggris, risiko komplikasi pneumonia meliputi beberapa kondisi sebagai berikut.

Radang selaput dada – di mana lapisan tipis antara paru-paru dan tulang rusuk (pleura) menjadi meradang, yang dapat menyebabkan gagal napas.

Abses paru-paru – komplikasi langka yang sebagian besar terlihat pada orang dengan penyakit serius yang sudah ada sebelumnya atau riwayat penyalahgunaan alkohol yang parah.

Keracunan darah (sepsis) – juga merupakan komplikasi yang jarang namun serius.

Seseorang perlu dirawat di rumah sakit untuk perawatan jika mengalami salah satu komplikasi ini.

ilusrasi radang paru
ilusrasi radang paru (kompas.com)

Baca juga: Saran dr. Edward Pandu Wiriansya Sp. P(K) pada Penderita Penyakit Paru yang Terpapar Covid-19

Baca juga: dr. Edward Pandu Sebut Pasien yang Terinfeksi COVID-19 Akan Mengalami Kerusakkan Paru Hingga 3 Bulan

Sebelum pneumonia berkembang menjadi komplikasi, penting untuk mengenali gejalanya.

Beberapa gejala umum yang kerap terjadi antara lain:

  • Batuk – yang mungkin kering, atau menghasilkan lendir kental berwarna kuning, hijau, coklat atau bernoda darah (dahak)
  • Kesulitan bernapas – pernapasan Anda mungkin cepat dan dangkal, dan Anda mungkin merasa sesak napas, bahkan saat beristirahat
  • Detak jantung cepat
  • Suhu tinggi
  • Merasa tidak sehat secara umum
  • Berkeringat dan menggigil
  • Kehilangan selera makan
  • Nyeri dada – yang memburuk saat bernapas atau batuk.

Baca berita lain tentang kesehatan umum di sini.

(TribunHealth.com/Nur)

Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved