Breaking News:

Penelitian Terbaru Ungkap Vaksinasi Bisa Turunkan Risiko Long Covid

Long covid merupakan adanya gejala yang terus menetap 28 hari atau lebih setelah tes positif Covid-19

TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Tenaga kesehatan menjalani vaksinasi Covid-19 di Rumah Sakit Umum (RSU) Bungsu, Jalan Veteran, Kota Bandung, Senin (18/1/2021). Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di pos layanan ini dari 14, 15, dan 18 Januari 2021 berjalan lancar, sudah diikuti lebih dari 70 tenaga kesehatan di lingkungan RSU Bungsu dan beberapa tenaga kesehatan dari sejumlah rumah sakit di Kota Bandung. 

TRIBUNHEALTH.COM - Vaksinasi tak hanya mengurangi risiko terhadap penularan Covid-19, namun juga dampak berkepanjangan yang disebut sebagai long covid.

Fakta baru itu didapat dari hasil penelitian yang dipimpin oleh King'S College London, diberitakan BBC, Kamis (2/9/2021).

Ini menunjukkan bahwa pada sebagian kecil orang yang mendapatkan Covid meskipun dua suntikan, kemungkinan mengembangkan gejala yang berlangsung lebih dari empat minggu berkurang 50%.

Angka tersebut jika dibandingkan dengan orang yang tidak divaksinasi.

Banyak orang yang terkena Covid sembuh dalam waktu empat minggu, tetapi beberapa memiliki gejala yang berlanjut atau berkembang selama berminggu-minggu dan berbulan-bulan setelah infeksi awal.

Kejadian ini dikenal sebagai long covid.

Baca juga: Ahi Gizi R. Radyan Yaminar, S.Gz. Jelaskan Asupan Gizi yang tepat pada Pasien Covid-19

Tenaga kesehatan dari TNI Angkatan Udara (AU) dan Dinas Kesehatan Kota Bekasi melakukan vaksinasi Covid-19 di Mal Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (27/7/2021). Serbuan vaksinasi Covid-19 yang dilakukan TNI AU bersama Pemerintah Kota Bekasi tersebut disambut antusias warga dan dilakukan untuk mempercepat herd immunity (kekebalan komunal) di Indonesia.
Tenaga kesehatan dari TNI Angkatan Udara (AU) dan Dinas Kesehatan Kota Bekasi melakukan vaksinasi Covid-19 di Mal Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (27/7/2021). Serbuan vaksinasi Covid-19 yang dilakukan TNI AU bersama Pemerintah Kota Bekasi tersebut disambut antusias warga dan dilakukan untuk mempercepat herd immunity (kekebalan komunal) di Indonesia. (Tribunnews/Herudin)

Dampak ini bisa terjadi setelah orang mengalami gejala virus corona yang ringan sekalipun.

Para peneliti, yang karyanya diterbitkan di The Lancet Infectious Diseases, mengatakan jelas bahwa vaksinasi menyelamatkan nyawa dan mencegah penyakit serius, tetapi dampak vaksin pada pengembangan penyakit jangka panjang kurang pasti.

Mereka menganalisis data yang dikumpulkan dari aplikasi UK Zoe Covid Study, yang melacak gejala dan vaksin serta tes yang dilaporkan sendiri.

Itu berarti antara Desember 2020 dan Juli, kesehatan dilacak lebih dari 1,2 juta orang dewasa yang menerima satu suntikan vaksin virus corona dan 971.504 yang menerima dua suntikan dalam jangka waktu itu.

Baca juga: Benarkah Vitamin D Dapat Membantu Terhindar dari Covid-19? Berikut Ulasan dr. Henry Suhendra, Sp.OT

Petugas melakukan rapid test antigen terhadap warga setelah kendaraan yang mereka tumpangi dengan nomor polisi dari luar wilayah Bandung Raya keluar di Gerbang Tol Baros 1, Kota Cimahi, Jawa Barat, Sabtu (16/1/2021). Pelaksanaan Random Rapid Test Antigen bagi masyarakat pengguna jalan di luar wilayah Bandung Raya menyasar 50 warga yang diberhentikan kendaraannya secara acak. Dari hasil yang didapat, sebanyak 49 warga non reaktif dan 1 yang reaktif. Warga yang reaktif dirujuk untuk melakukan swab test PCR bersama 6 orang yang semobil. Dalam kegiatan tersebut dilibatkan personel Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Subgarnizun, Subdenpom, dan Kepolisian Polres Cimahi.
Petugas melakukan rapid test antigen terhadap warga setelah kendaraan yang mereka tumpangi dengan nomor polisi dari luar wilayah Bandung Raya keluar di Gerbang Tol Baros 1, Kota Cimahi, Jawa Barat, Sabtu (16/1/2021). Pelaksanaan Random Rapid Test Antigen bagi masyarakat pengguna jalan di luar wilayah Bandung Raya menyasar 50 warga yang diberhentikan kendaraannya secara acak. Dari hasil yang didapat, sebanyak 49 warga non reaktif dan 1 yang reaktif. Warga yang reaktif dirujuk untuk melakukan swab test PCR bersama 6 orang yang semobil. Dalam kegiatan tersebut dilibatkan personel Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Subgarnizun, Subdenpom, dan Kepolisian Polres Cimahi. (Tribun Jabar/Zelphi)
  • Hanya 0,2% dari orang yang disuntik ganda mengatakan mereka memiliki infeksi Covid setelah vaksinasi (2.370 kasus)
  • Dari 592 orang yang divaksinasi lengkap dengan Covid yang terus memberikan data selama lebih dari sebulan, 31 (5%) mengalami long covid (didefinisikan sebagai penyakit yang berlangsung 28 hari atau lebih setelah tes positif)
  • Pada kelompok yang tidak divaksinasi, angka ini sekitar 11%

Halaman
12
Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved