Breaking News:

Dokter: Menu Tunggal Hanya Evaluasi 1 Minggu Pertama untuk Melihat Ada Alergi atau Tidak

Jika dilihat, menu 4 bintang terdiri dari karbohidrat, protein hewani, protein nabati, dan sayuran.

Kompas.com
Ilustrasi MPASI menu 4 bintang 

TRIBUNHEALTH.COM - Menu tunggal biasanya diberikan pertama kali saat bayi mulai makan.

Menu tunggal tidak boleh diberikan dalam jangka waktu yang lama.

Karena dapat mengakibatkan anak kurang gizi.

Dilansir oleh Tribunhealth.com penjelasan Dokter Spesialis Anak dan Konsultan Infeksi Tropis, dr. Ayodhia Pitaloka Pasaribu dalam tayangan YouTube Tribun Health program Healthy Talk edisi 16 Juli 2021, dr. Ayodhia jelaskan menu kandungan menu 4 bintang yang harus diperoleh anak.

Biasanya diberikan waktu 1 minggu.

Baca juga: Apa yang Menyebabkan Bayi Lahir Dengan Bibir Sumbing, Dok?

Tujuannya untuk melihat apakah ada risiko alergi dari bahan makanan yang diberikan.

Setelah itu, kebutuhan gizi harus lebih lengkap.

Biasanya disebut dengan menu 4 bintang.

Ilustrasi pemberian MPASI pada anak
Ilustrasi pemberian MPASI pada anak (tribunnews.com)

Dalam memberikan MPASI disarankan menu yang lengkap.

Menu tunggal hanya evaluasi 1 minggu pertama untuk melihat ada alergi atau tidak.

Jika dilihat, menu 4 bintang terdiri dari karbohidrat, protein hewani, protein nabati, dan sayuran.

Dokter sebut jika seharusnya orang tua memberikan lebih dari 4 bintang.

Karena anak membutuhkan lemak, mikronutrien seperti kalsium, dan vitamin C.

Baca juga: Dokter Tak Anjurkan Ibu Memberikan Asupan Telur Puyuh Setiap Hari pada Anak, Ini Alasannya

Jadi sebenarnya adalah 4 bintang plus.

Yang terpenting adalah menu lengkap.

Sehingga kebutuhan nutrisi anak bisa terpenuhi.

Penjelasan Dokter Spesialis Anak dan Konsultan Infeksi Tropis, dr. Ayodhia Pitaloka Pasaribu dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribun Health program Healthy Talk edisi 16 Juli 2021.

(Tribunhealth.com/Dhiyanti)

Baca berita lain tentang kesehatan di sini.

Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved