Breaking News:

Keterbelakangan Mental dengan Down Syndrome Itu Beda atau Sama Ya Dok?

Down syndrome adalah kelainan genetik yang menyebabkan penderitanya memiliki kelianan fisik yang khas dan kecerdasan yang rendah.

kompas.com
ilustrasi anak down syndrome 

Pertanyaan:

Jadi ada masyarakat yang masih bingung atara down syndrome dan keterbelakangan mental itu sama atau beda ya dok?

Pertanyaan ini disampaikan oleh Dini, jurnalis Tribun Lampung.

ilustrasi anak down syndrome
ilustrasi anak down syndrome (tribunnews.com)

Baca juga: Dok, Apa Betul Ada Hubungan Donor Darah dengan Rhesus?

Dokter Leni Ervina Menjawab:

"Keterbelakangan mental itu apa dulu, orang gangguan jiwa juga ada keterbelakangan mental."

"Kalau down syndrome ini karena ada keterlambatan."

"Keterlambatan baik secara IQ dan keterlambatan secara motorik."

"Jadi kalau dibilang ya memang ada keterlambatan mental itu pasti."

"Karena anak-anak down syndrome itu IQnya gak akan bagus, gak akan normal."

"IQ-nya di bawah rata-rata sekitar bisa 40, 60, 80."

ilustrasi anak down syndrome
ilustrasi anak down syndrome (tribunnews.com)

Baca juga: dr Linda Lukitari Waseso Paparkan Manfaat Donor Darah, Tubuh Jadi Terasa Lebih Sehat

"Bisa mungkin idiot, rata-rata pasti ada keterbelakangan mental kalau anak-anak dengan down syndrome."

"Dan dia pasti perlu sekolah yang khusus, tidak mungkin bisa sekolah di tempat-tempat seperti anak yang lainnya."

"Ada 2 tipe syndrome yang familiar, ada namanya masochism yang satu lagi translocations."

"Masochism ini kelainan kromosomnya 46 juga kromosomnya, tetapi sebagian kromosom ada yang 46 sebagian ada yang 47."

Baca juga: Tambal Gigi Bertahan Berapa Lama? Simak Penjelasan Dokter Gigi

"Tapi cuma 1% karakteristik down syndrome, jadi sedikit sekali kelihatan karakteristiknya."

"Jadi tidak khaslah, begitu."

"Kalau translocation, kromosomnya 46 tapi kromosom 47 akan menempel diparsial atau seluruh kromosom dari yang 46 tadi, menempel begitu."'

"Jadi menyebabkan 4% dari down syndrome yang paling sering terjadi."

"Mungkin klinisnya akan lebih khas."

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribun Lampung, bersama dengan Dr. Leni Ervina, Sp.A (K). Rabu (3/3/2021)

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved