Breaking News:

dr. M. Wawan Mulyawan, Sp.BS, Sp.KP Paparkan Gejala Khas dari Saraf Kejepit yang Perlu Diwaspadai

Banyak masyarakat yang mengeluhkan nyeri pada pinggang dan menganggapnya sebagai gejala dari saraf terjepit. Benarkah ini gejalanya?

tribunnews.com
ilustrasi seseorang yang mengalami saraf kejepit 

TRIBUNHEALTH.COM - Sering kali masyarkat menduga keluhan nyeri pada pinggang merupakan gejala dari saraf terjepit.

dr. M. Wawan menyampaikan, yang harus diwaspadai saraf terjepit jika :

- Adanya nyeri pinggang yang menjalar ke salah satu kaki, bisa sampai ke bagian paha, betis, mata kaki atau telapak kaki tergantung dari letak saraf terjepit

Yang pasti saraf yang terjepit di daerah pinggang tetapi nyerinya menjalar pada kaki.

Perlu diketahui bahwa saraf seperti kabel yang menjulur ke arah daerah mana yang dipersarafinya.

ilustrasi seseorang yang mengalami saraf kejepit
ilustrasi seseorang yang mengalami saraf kejepit (tribunnews.com)

Baca juga: Memahami Beragam Penyebab Terjadinya Saraf Kejepit Berdasarkan Penuturan Dokter

- Ketika nyeri pinggang saja yang berulang kali kambuh atau nyeri yang tidak hilang meskipun sudah minum obat

Keluhan nyeri pinggang saja tidak bisa dikatakan saraf terjepit, dan kemudian diberikan obat penghilang nyeri atau disarankan untuk fisioterapi.

Sudah melakukan fisioterapi beberapa kali dan diberikan obat penghilang nyeri beberapa minggu pun, rasa nyeri kambuh kembali dan ada juga nyeri yang tidak hilang selalu terasa meskipun sudah sedikit berkurang.

Jika nyeri pinggang saja sudah lebih dari 4 atau 6 minggu, biasanya dokter akan menyarankan untuk melakukan pemeriksaan lanjutan seperti MRI.

Tetapi apabila keluhan nyeri sampai menjalar ke kaki, sejak awal dokter sudah mengarahkan kemungkinan ke arah saraf terjepitnya besar.

Baca juga: Hindari Kebiasaan Duduk Sedikit Membungkuk Agar Terhindar dari Saraf Kejepit

2 dari 3 halaman

dr. M. Wawan menyampaikan bahwa dua hal yang disebutkan diatas harus diwaspadai.

Gejala yang lebih lanjut atau lebih spesifik misalnya :

- Merasa baal

- Kesemutan

- Kebas

- Bahkan tanda-tanda seperti kelumpuhan

Bisa saja kakinya merasa sulit diangkat, atau telapak kaki sulit ditekuk.

Pada kondisi yang lebih parah lagi bisa sampai gangguan buang air besar atau buang air kecil.

Baca juga: Simak Penyebab Nyeri pada Saraf Kejepit yang Tidak Hilang Meskipun Sudah Melakukan Operasi

Misalkan urine sudah penuh dan seseorang tersebut sampai merasa sakit tetapi tidak bisa keluar, berarti sarafnya terganggu.

Atau BAB sudah beberapa hari smapai seminggu tidak bisa keluar, sehingga terpaksa harus dikorek.

3 dari 3 halaman

Keparahan saraf terjepit yang terjadi pada bagian leher dapat menyebabkan kelumpuhan pada tangan, kaki, buang air besar, dan buang air kecil yang terganggu.

Bahkan pada laki-laki bisa mengalami gejala impotensi.

Ini disampaikan pada channel YouTube Kompas.com bersama dengan dr. M. Wawan Mulyawan, Sp.BS, Sp.KP. Seorang dokter spesialis bedah saraf Rumah Sakit Bunda Jakarta.

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Selanjutnya
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved