Breaking News:

Selain untuk Mencegah Kerutan, Botox Dimanfaatkan untuk Penanganan Saraf, Begini Ulasan dr. Vonny

dr. Vonny menyampikan botox juga telah dimanfaatkan pada dunia kedokteran, umumnya botox banyak digunakan oleh dokter spesialis saraf.

stylo.grid.id
ilsutrasi suntik botox 

TRIBUNHEALTH.COM - Botox atau Botulinum Toxin adalah prosedur anti-aging atau anti penuaan yang digunakan untuk mengencangkan kulit dan menghilangkan kerutan.

Botox sendiri merupakan sebuah suntikan yang cara kerjanya disuntikkan atau dimasukkan ke dalam otot pada wajah.

Hal ini bertujuan agar supaya otot yang disuntik tersebut menjadi lebih rileks.

Pada saat otot lebih rilkes, maka gerakan otot yang telah dilakukan suntikan tersebut tidak akan menimbulkan kerutan.

dr. Vonny Ovia memberikan contoh, misalnya saat kita menggerakan alis, kemudian terjadi kerutan pada dahi kita, kerutan itu terjadi karena adanya kontraksi otot.

Botox tersebut akan disuntikan pada otot-otot yang menimbulkan kerutan, pada saat disuntikkan pada otot, maka otot tersebut akan lebih rileks.

Sehingga ketika kita menggerakkan alis atau sedang tersenyum, tidak akan terjadi kerutan lagi.

Baca juga: dr. Cristine Angelina Purba Tegaskan Jika Suntik Botox Tidak Akan Membuat Wajah Menjadi Kaku

Ilustrasi botox
Ilustrasi botox (TribunBali.com)

Hal tersebut disampaikan oleh dr. Vonny Ovia R, Dipl. CIBTAC dalam tayangan YouTube Tribun Lampung News Video yang dilansir oleh TribunHealth.com.

Menurut dr. Vonny, botox diminati banyak orang karena beberapa hal diantaranya adalah karena penyuntikan botox hanya memakan durasi yang sebentar.

Selain itu, botox juga memberikan hasil yang lebih cepat dan lebih terlihat.

2 dari 3 halaman

Botox memiliki fungsi untuk mengatasi kerutan, selain itu botox juga bisa untuk meniruskan pipi.

Pasalnya sebagain orang memiliki bentuk wajah yang agak kotak karena memiliki otot rahang yang agak besar, selain itu ada juga yang saat menggigit terlihat ada otot yang membesar.

Botox bisa mengatasi permasalahan seperti itu, ketika otot yang membesar tersebut disuntik, maka otot akan lebih rileks sehingga pipi menjadi lebih tirus.

dr. Vonny menyampikan botox juga telah dimanfaatkan pada dunia kedokteran, umumnya botox banyak digunakan oleh dokter spesialis saraf.

Baca juga: Apakah Suntik Botox Boleh Dilakukan oleh Wanita Hamil atau Menyusui? Begini Ulasan dr. Cristine

ilustrasi botox
ilustrasi botox (tribunnews.com)

Pada kasus seperti ptosis yaitu kasus dimana terjadinya penurunan kelopak mata sehingga tidak terlihat seimbang, kondisi tersebut dapat dikoreksi dengan botox.

Kasus lain yang dapat ditangani dengan botox adalah kerusakan otot saraf, misalnya terjadi ketidakseimbangan antara pipi kanan dan kiri.

Kondisi tersebut juga bisa diatasi dengan penyuntikan botox.

Sehingga botox tidak hanya untuk menghilangkan kerutan dan meniruskan pipi saja, namun sudah dimanfaatkan oleh dokter spesialis saraf untuk menangani kasus-kasus tertentu.

Penjelasan ini disampaikan oleh dr. Vonny Ovia R, Dipl. CIBTAC dalam tayangan YouTube Tribun Lampung News Video pada 10 Januari 2022.

Baca berita lain seputar kesehatan di sini

3 dari 3 halaman

(Tribunhealth.com/IR)

Selanjutnya
Penulis: Irma Rahmasari
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved