Breaking News:

Kenapa Kasus Demam Berdarah Marak Terjadi saat Musim Hujan Dok?

Penjelasan dokter mengenai kasus demam berdarah marak terjadi pada saat musim hujan.

Pixabay.com
Nyamuk sebabkan demam berdarah-Ini sebab kasus demam berdarah puncaknya pada musim hujan. 

Tanya:

Kenapa kasus demam berdarah puncaknya pada musim hujan ya dok?

Pertanyaan ini diajukan oleh jurnalis Alvin Wahyu pada tayangan YouTube Tribunnews.com, 1 Desember 2020.

Dokter Menjawab:

Baca juga: Dokter Jelaskan Mengapa Penderita Diabetes Alami Gangguan Tidur, Sebut Perlu Perhatian Serius

Baca juga: Apakah Jengkol Bermanfaat untuk Menurunkan Kolesterol?

Ya, air hujan itu sebenarnya air bersih ya.

Nah kalau kita memiliki kebun, terdapat area-area yang cukup bersih.

Lalu apabila memiliki pot di bawahnya ada piring yang bertujuan agar tanaman dalam pot itu mendapatkan air. Nah piring ini biasanya airnya jernih.

Di tempat-tempat itu, kita tidak sadar nyamuk itu bertelur.

Begitu pula pada jambangan-jambangan bunga.

Kadang kan jambangan bunga tidak sebening kaca.

Ilustrasi digigit nyamuk
Ilustrasi digigit nyamuk (Pixabay.com)

Baca juga: Dokter Tegaskan Terlalu Kurus Juga Berbahaya, Bisa Jadi Tanda Cacingan hingga Penyakit Kanker

Baca juga: Penjelasan Dokter Mengenai Preeklamsia pada Ibu Hamil

Jambangan bunga kita itu vas.

Vas itu airnya bersih, nah di dalam tempat itu nyamuk itu beranak pinak.

Lebih seramnya lagi, si nyamuk dewasa apabila cuaca sedang panas, nyamuk itu akan menyelip di antara pakaian, jaket atau payung.

Hingga kemudian, begitu mulai musim hujan tiba, kita saling mengajak untuk beebrsih rumah.

Ini penting sekali.

Maka dari itu, biasakan pakaian tidak digantung dan jangan asal menaruh jaket dimana saja.

Karena bila kita kibaskan jaket itu, maka nyamuk itu akan berterbangan banyak sekali.

Salah satunya ada nyamuk demam berdarah.

Baca juga: Dokter Tegaskan Terlalu Kurus Juga Berbahaya, Bisa Jadi Tanda Cacingan hingga Penyakit Kanker

Baca juga: Mengetahui Berbagai Komplikasi yang Disebabkan Hipertensi

*) Dokter Filsuf Ahli Gizi Komunitas Tan Shot Yen

(Tribunhealth.com/Ranum Kumala Dewi)

Penulis: Ranum Kumala Dewi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved