Breaking News:

Apa yang Menyebabkan Orang Mengalami Gigi Sensitif Dok?

Berikut ini jawaban dokter terkait penyebab gigi sensitif yang banyak dialami orang

Penulis: Ahmad Nur Rosikin | Editor: Ahmad Nur Rosikin
freepik.com
ilustrasi seseorang yang mengalami gigi sensitif 

Dokter, apa penyebab orang mengalami gigi sensitif?

(Ranum Kumala Dewi, Jurnalis TribunHealth.com dalam Healthy Talk “Jitu Atasi Gigi Sensitif”, Selasa 29 April 2023)

Jawaban Dokter Gigi, drg. Dessy Putri Rahayu Ningrum

"Penyebabnya itu ada dua.

Jadi benar-benar memang dari kita seumpama ada bisa dengan secara mekanis atau kimiawi.

Mekanis itu mungkin dari sikat gigi.

Wah kalau misalnya terlalu pelan nih, ga bersih deh, yaudah mau sikat gigi yang kenceng aja.

(Sikat gigi kencang) Mengakibatkan struktur gigi itu dia abrasi, akan menipis. Itu yang bisa menyebabkan pelindung giginya menipis akhirnya jadi sensitif, ngilu.

Terus juga konsumsi makanan yang mungkin terlalu asam.

Itu juga sama bisa mengikis gigi. Nah itu bisa menyebabkan makan agak dingin atau makan manis akhirnya jadinya gampang ngilu atau sensitif."

2 dari 4 halaman

Penjelasan lengkap drg. Dessy Putri Rahayu Ningrum mengenai gigi sensitif dapat disimak dalam tayangan berikut:

9 Efek Negatif Gula terhadap Kesehatan Gigi, Mengikis Enamel dan Menyebabkan Gigi Sensitif

Gula memengaruhi kesehatan gigi secara signifikan. 

Gula memicu pertumbuhan bakteri berbahaya di mulut, yang menyebabkan produksi asam yang menyerang email gigi. 

Hal ini menyebabkan gigi berlubang dan berkontribusi pada penyakit gusi seperti gingivitis dan periodontitis. 

Melansir kanal kesehatan NDTV, berikut ini efek buruk gula terhadap kesehatan gigi.

1. Meningkatkan kerusakan gigi

Bila gula dikonsumsi, bakteri dalam mulut akan memecahnya menjadi asam. 

Asam ini akan mendemineralisasi dan melemahkan email gigi, yang menyebabkan gigi berlubang atau karies. 

Seringnya mengonsumsi makanan manis akan meningkatkan durasi serangan asam ini, sehingga mempercepat proses pembusukan.

Baca juga: 6 Makanan Ultra Olahan yang Harus Dihindari Jika Ingin Sukses Turunkan Berat Badan

2. Mengikis email gigi

Asam yang terbentuk dari gula tidak hanya menyebabkan gigi berlubang, tetapi juga mengikis email gigi, lapisan luar gigi yang keras. 

Setelah email terkikis, gigi tidak dapat beregenerasi, sehingga gigi lebih rentan terhadap sensitivitas dan pembusukan.

3. Meningkatkan pembentukan plak

3 dari 4 halaman

Gula memicu pembentukan plak, lapisan biofilm lengket yang menempel pada gigi. 

Plak penuh dengan bakteri berbahaya yang menghasilkan asam, menyerang email dan gusi, yang menyebabkan komplikasi lebih lanjut seperti radang gusi.

4. Menyebabkan radang gusi

Konsumsi gula yang tinggi menyebabkan pertumbuhan bakteri berbahaya di sekitar garis gusi, memicu respons imun yang menyebabkan gusi meradang, bengkak, dan berdarah—kondisi yang dikenal sebagai gingivitis. 

Jika tidak diobati, kondisi ini dapat berkembang menjadi penyakit periodontal yang lebih parah.

5. Melemahkan struktur gigi

Paparan gula secara teratur melemahkan struktur gigi seiring waktu dengan mengikis mineral penting seperti kalsium dan fosfor dari email. 

Hilangnya mineral ini membuat gigi rapuh, rentan retak, dan lebih rentan terhadap infeksi.

6. Menyebabkan mulut kering

Makanan dan minuman manis dapat menyebabkan mulut kering karena berkurangnya produksi air liur. 

Karena air liur berperan penting dalam membersihkan partikel makanan dan menetralkan asam, kekurangan air liur dapat meningkatkan risiko kerusakan gigi dan penyakit gusi.

7. Mendorong pertumbuhan bakteri

Gula berfungsi sebagai sumber makanan bagi bakteri di mulut Anda. 

Semakin banyak gula yang Anda konsumsi, semakin banyak ‘bahan bakar’ yang Anda berikan kepada bakteri ini, yang memungkinkan mereka berkembang biak dan menghasilkan lebih banyak asam yang merusak gigi dan gusi Anda.

8. Menyebabkan gigi sensitif

4 dari 4 halaman

Seiring berjalannya waktu, erosi email akibat gula akan mengekspos lapisan dentin gigi yang lebih lunak, yang menyebabkan peningkatan sensitivitas terhadap makanan panas, dingin, atau manis. 

Sensitivitas gigi sering kali merupakan tanda hilangnya email dan dapat menjadi indikator awal potensi kerusakan gigi.

9. Menyebabkan terbentuknya karang gigi

Bila gula memberi makan bakteri, plak yang terbentuk dapat mengeras menjadi karang gigi jika tidak dibersihkan. 

Penumpukan karang gigi lebih sulit dibersihkan hanya dengan menyikat gigi dan membersihkan gigi dengan benang gigi, sehingga sering kali memerlukan pembersihan profesional. 

Karang gigi mengiritasi gusi dan mempercepat perkembangan penyakit periodontal.

(TribunHealth.com)

Selanjutnya
Tags:
gigi sensitifdokter gigidrg. Dessy Putri Rahayu Ningrum
BERITATERKAIT
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved