TRIBUNHEALTH.COM - Suara serak merupakan perubahan karakter suara menjadi parau, lemah, atau sulit keluar, yang umumnya menunjukkan adanya gangguan pada pita suara dan bisa berdampak pada kualitas hidup seseorang.
Suara sendiri dihasilkan melalui getaran pita suara yang berada di laring, yakni saluran pernapasan antara pangkal lidah dan trakea.
Ketika seseorang berbicara, pita suara menutup dan aliran udara dari paru-paru melewatinya, menyebabkan getaran.
Getaran inilah yang kemudian terdengar sebagai suara.
Lalu, apa penyebab suara serak?
Baca juga: Cara Aman Mengontrol Diabetes Selama Kehamilan agar Bayi Lahir Sehat
Berikut penjelasan Dokter Spesialis Telinga, Hidung, Tenggorok, Bedah Kepala dan Leher, dr. Andri Firmansyah Sp. THT - BKL dari RS UNS mengenai hal ini.
Pertanyaan:
Dokter, apa penyebab suara bisa serak?
Nita, di Bali.
Jawaban Dokter:
dr. Andri Firmansyah Sp. THT - BKL yang merupakan Dokter Spesialis Telinga, Hidung, Tenggorok, Bedah Kepala dan Leher di RS UNS Menjelaskan:
Suara serak umumnya terjadi ketika produksi suara menjadi kurang optimal, terdengar lemah, kasar, atau bahkan hilang sepenuhnya.
Kondisi ketika suara sama sekali tidak keluar disebut afonia.
Sementara itu, apabila suara masih terdengar namun dalam kondisi serak, baik basah maupun kasar, istilah medis yang digunakan adalah disfonia atau hoarseness.
Penyebab suara serak sangat beragam.
Salah satu yang paling umum adalah infeksi, seperti peradangan pada pita suara atau laringitis, yang sering ditandai dengan batuk berkepanjangan.
Selain itu, suara serak juga bisa disebabkan oleh penggunaan pita suara yang berlebihan (overuse), dan pada kondisi yang lebih serius, dapat menjadi tanda adanya tumor pada pita suara, baik yang bersifat jinak maupun ganas.
(Tribunhealth.com)
Baca juga: Dok, Apa Peran Orangtua untuk Mendukung Tumbuh Kembang Anak Selama Periode 1000 Hari Pertama?