TRIBUNHEALTH.COM - Hipertensi merupakan kondisi ketika tekanan darah seseorang cenderung tinggi dari waktu ke waktu.
Penyakit ini kerap menjadi ‘pintu masuk’ berbagai penyakit lain yang lebih serius.
Benarkah satunya penyakit jantung dan stroke?
Mengapa demikian?
Jurnalis TribunHealth.com pernah menanyakan hal ini kepada Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUP Surakarta, dr. Marcellino Mettafortuna S, Sp.Pd, AIFO(K).
Pertanyaan ini disampaikan ketika dr. Marcellino Mettafortuna S, Sp.Pd, AIFO(K) menjadi narasumber Healthy Talk “Bicara Hipertensi, si Pembunuh Diam-diam yang Sering Diabaikan,” yang tayang di YouTube Tribunnews dan TribunHealth.com pada Sabtu, 17 Mei 2025.
Baca juga: 7 Gaya Hidup yang Perlu Diterapkan Penderita Hipertensi, Banyak Bergerak Bikin Tekanan Darah Turun
Berikut ini jawaban dr. Marcellino Mettafortuna S, Sp.Pd, AIFO(K) dalam kutipan langsung:
“Jadi, tekanan darah tinggi sebenarnya tidak hanya penyakit jantung dan stroke.
Bisa penyakit ginjal, lalu penyakit-penyakit lainnya.
Karena pada dasarnya kalau berhubungan dengan jantung, tekanan darah tinggi dia penyebabnya ke arteri jantung atau arteri koroner.
Jadi, dia membuat penyempitan.
Jadi, tekanan darahnya tinggi sehingga jantung memompa dan juga bermasalah di pompanya.
Yang berikutnya ada stroke.
Jadi, tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol menyebabkan pembuluh darah di otak, utamanya, pecah.
Karena pecah itu terjadinya stroke atau gangguan dari persarafan.
Jadi, tekanan darah tinggi itu sebenarnya sebagai sumber utama penyebab dari kerusakan.
Selain juga diabetes di negeri ini.
Jadi tekanan darah tinggi, diabetes, itu semuanya sebagai penyumbang terberat atau penyumbang utama dari keluhan tadi jantung dan stroke.
Jadi, memang kalau kita punya tekanan darah tinggi, kalau bisa dikontrol, itu menghindari kita terjadinya penyakit jantung dan stroke.”
Simak penjelasan lengkap dr. Marcellino Mettafortuna S, Sp.Pd, AIFO(K) tentang hipertensi dalam Healthy Talk “Bicara Hipertensi, si Pembunuh Diam-diam yang Sering Diabaikan” lewat tayangan YouTube berikut:
(TribunHealth.com)