TRIBUNHEALTH.COM - Kualitas sperma adalah salah satu faktor penting dalam menentukan tingkat kesuburan pria.
Sperma yang sehat memiliki bentuk yang normal, kemampuan bergerak (motilitas) yang baik, dan jumlah yang cukup.
Jika salah satu faktor ini terganggu, peluang untuk terjadinya pembuahan bisa menurun.
Meski begitu, kualitas sperma ini bisa ditingkatkan, sehingga sperma memiliki kualitas yang baik dan bisa meningkatkan peluang kehamilan.
Baca juga: 6 Manfaat Konsumsi Asam Folat untuk Pria Selama Program Hamil, Termasuk Tingkatkan Kualitas Sperma
Cara Meningkatkan Kualitas Sperma untuk Mendukung Kesuburan Pria
Kualitas sperma bisa ditingkatkan melalui perubahan gaya hidup dan kebiasaan sehat seperti berikut.
1. Mengonsumsi makanan sehat
Menjaga pola makan sehat adalah salah satu cara yang dapat dilakukan pria untuk menjaga kualitas spermanya.
Pastikan untuk mengonsumsi makanan yang kaya nutrisi seperti sayuran dan buah-buahan.
Konsumsi juga makanan kaya antioksidan untuk meminimalisir adanya racun di dalam tubuh dan konsumsi makanan yang mengandung likopen.
Mengonsumsi makanan yang mengandung likopen dapat meningkatkan kualitas, mobilitas, dan volume sperma hingga 70 persen.
Beberapa makanan yang tinggi likopen seperti tomat, stroberi, ceri, dan paprika merah.
Berikut ini terdapat suplemen kesehatan, Imboost yang dapat meningkatkan daya tubuh Anda, klik di sini untuk mendapatkannya.
Baca juga: 5 Fakta Tomat Bagus Dikonsumsi Saat Program Hamil, Simak Cara Mengolahnya
2. Olahraga secara teratur
Selain menjaga pola makan sehat, pria juga dianjurkan untuk berolahraga secara teratur guna menjaga kualitas spermanya.
Lakukan olahraga dua hingga tiga kali dalam seminggu dengan durasi kurang lebih 30 menit.
Rajin berolahraga dapat membantu meningkatkan kadar testosteron serta kualitas sperma yang lebih baik.
Meski begitu, Anda juga tidak dianjurkan untuk berolahraga secara berlebihan.
Olahraga berlebihan dapat membuat tubuh mudah lelah dan menurunkan kadar hormon testosteron.
3. Menjaga berat badan ideal
Tak hanya wanita saja, pria yang ingin meningkatkan kualitas sperma dan kesuburan juga harus menjaga berat badan tetap ideal.
Pria dengan berat badan berlebihan atau obesitas berisiko memiliki jumlah sperma lebih sedikit dan pergerakan sperma yang buruk.
Baca juga: 4 Manfaat Saffron untuk Program Hamil, Lengkap dengan Cara Mengolahnya
4. Berhenti merokok
Merokok adalah salah satu kebiasaan buruk yang dilakukan oleh banyak pria.
Kebiasaan buruk ini dapat memengaruhi kualitas sperma menjadi tidak berkualitas.
Jika ingin meningkatkan kualitas sperma, berhentilah merokok.
Merokok tidak hanya memengaruhi kualitas sperma saja, tapi juga bisa memengaruhi kesehatan pasangan.
Pasalnya, asap rokok yang menempel di tubuh pria dapat meningkatkan risiko terjadinya masalah kesehatan pada orang lain yang menghirupnya, termasuk pasangan.
Apabila ingin melakukan program hamil, dibutuhkan waktu hingga 3 bulan untuk mengeluarkan racun nikotin dari tubuh.
Baca juga: 8 Fakta Daun Kemangi Bagus untuk Meningkatkan Kesuburan, Konsumsi Rutin Saat Program Hamil
5. Hindari konsumsi alkohol
Mengonsumsi alkohol secara rutin dapat menurunkan kualitas sperma dan kesehatan tubuh.
Alkohol memiliki efek samping berupa penurunan hormon testosteron, impotensi, hingga penurunan produksi sperma.
Karena itu, lebih baik membatasi kadar alkohol untuk meningkatkan dan memperbaiki kualitas sperma.
6. Hindari penggunaan celana ketat
Menggunakan celana terlalu ketat dapat berisiko meningkatkan suhu di sekitar area skrotum, yang merupakan tempat produksi sperma.
Tak hanya itu, kebiasaan menggunakan celana ketat juga bisa menekan area skrotum.
Alih-alih menggunakan celana ketat, gunakan celana yang lebih longgar dengan bahan yang dapat menyerap keringat.
Menggunakan celana longgar dapat membantu meningkatkan dan memperbaiki kualitas sperma.
Baca juga: 4 Alasan Pasangan Suami Istri Dianjurkan Konsumsi Kurma Muda Saat Program Hamil
7. Hindari stres
Stres berkepanjangan dapat membuat kualitas sperma menjadi tidak bagus.
Menurut penelitian pada jurnal yang berjudul Nature Reviews Urology, menyebutkan bahwa stres bisa memengaruhi kesuburan.
Stres dapat meningkatkan hormon kortisol di dalam tubuh, yang akhirnya memengaruhi kesuburan.
Jika stres terjadi dalam jangka waktu lama, produksi hormon kortisol akan semakin banyak, yang berdampak buruk pada hormon reproduksi, yaitu hormon testosteron.
Saat hormon kortisol meningkat, hormon testosteron justru menurun.
Padahal hormon testosteron termasuk hormon yang dibutuhkan untuk pembentukan sperma.
Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan pria untuk meningkatkan kualitas sperma dan kesuburan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(Tribunhealth.com)
Baca juga: Ingin Program Hamil Sukses? Lakukan 7 Hal Ini Bersama dengan Pasangan
Berikut ini IPI vitamin D yang dapat membantu menjaga kesehatan tubuh Anda, klik di sini untuk mendapatkannya.
Vitamin IPI D3 1000 IU isi 75 Tablet (Isi 6 Botol)
Kegunaan :
Memenuhi kebutuhan vitamin D dengan cepat pada kondisi tertentu seperti lanjut usia, ibu hamil dan menyusui, risiko tinggi/penderita penyakit infeksi atau penderita penyakit autoimun.
IPI Vitamin C
Kegunaan:
Vitamin C yang berfungsi untuk membantu menjaga daya tahan tubuh, membantu memperkuat tulang gigi dan memperlancar peredaran darah.
Vitamin C berfungsi untuk membantu menjaga daya tahan tubuh.
Membantu memperkuat tulang gigi dan memperlancar peredaran darah.
Berikut ini IPI vitamin C yang berfungsi menjaga kekebalan tubuh, klik di sini untuk mendapatkannya.