TRIBUNHEALTH.COM - Obesitas atau kelebihan berat badan sudah lama diketahui dapat berdampak buruk pada kesehatan.
Namun, tahukah Anda bahwa kekurangan berat badan juga tak kalah berbahaya?
Kekurangan berat badan berarti indeks massa tubuh Anda berada di bawah kisaran normal, yaitu kurang dari 18,5.
Jika seseorang kekurangan berat badan, tubuhnya mungkin tidak mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan untuk membangun tulang, kulit, dan rambut yang sehat.
Hal ini dapat memicu masalah kesehatan seperti osteoporosis, anemia, kelelahan terus-menerus, rambut rontok, dan banyak lagi.
Melansir kanal kesehatan Times of India, berikut ini sederet dampak berat badan terlalu rendah.
1. Malnutrisi
Kebanyakan orang yang kekurangan berat badan tidak mengonsumsi cukup kalori dan nutrisi penting untuk memenuhi kebutuhan energi tubuh.
Hal ini menyebabkan malnutrisi.
Seiring waktu, malnutrisi dapat memengaruhi kesehatan dan kesejahteraan secara keseluruhan dalam berbagai cara.
Malnutrisi dapat menyebabkan anemia, rambut rontok, kesehatan otot yang buruk, kekebalan tubuh yang rendah, dan kelelahan yang terus-menerus.
Jika IMT rendah Anda disebabkan oleh pola makan yang tidak seimbang atau penyakit yang memengaruhi penyerapan nutrisi, segera cari bantuan medis.
Seorang ahli akan membantu Anda makan dengan benar untuk kesehatan yang lebih baik.
Baca juga: 7 Fakta Gula Darah Tinggi Bisa Diturunkan Secara Alami, Begini Cara Menurunkannya
2. Kepadatan tulang menurun
Baik berat badan berlebih maupun berat badan kurang dapat meningkatkan risiko kepadatan mineral tulang (BMD) rendah dan osteoporosis.
Studi menunjukkan bahwa kekurangan berat badan meningkatkan risiko osteoporosis.
Mengonsumsi makanan yang tepat, terutama makanan kaya kalsium dan vitamin D, tetap aktif secara fisik, dan menjaga berat badan yang sehat dapat membantu menjaga kesehatan tulang.
3. Pertumbuhan buruk
Remaja dan anak-anak membutuhkan nutrisi yang tepat untuk pertumbuhan dan perkembangan tulang yang sehat.
Kekurangan berat badan dan asupan kalori yang tidak memadai dapat menyebabkan keterlambatan perkembangan.
4. Sering lelah
Kelelahan ekstrem cukup umum terjadi pada individu dengan berat badan kurang.
Kekurangan asupan kalori untuk mempertahankan berat badan ideal dapat membuat seseorang merasa lelah.
5. Masalah kulit dan rambut
Bukan hanya pertumbuhan, asupan nutrisi yang tidak tepat dalam makanan sehari-hari dapat menunjukkan banyak gejala fisik lainnya seperti rambut menipis, kulit kering, atau kesehatan gigi yang buruk.
Baca juga: 10 Tanda Peringatan Kadar Kortisol di Dalam Tubuh Terlalu Tinggi, Salah Satunya Kenaikan Berat Badan
6. Infertilitas
Wanita dengan BMI rendah berisiko lebih tinggi mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur, yang memicu masalah kesuburan.
Siklus menstruasi yang tidak teratur atau terlewat dapat menjadi indikator anovulasi.
Anovulasi kronis dapat menyebabkan infertilitas.
Jika Anda sedang merencanakan kehamilan dan berat badan Anda kurang, konsultasikan dengan dokter.
Beberapa tes sederhana dapat membantu memeriksa indikator infertilitas lainnya.
7. Kekebalan tubuh rendah
Sistem kekebalan tubuh yang kuat membutuhkan nutrisi yang tepat.
Penelitian juga telah menunjukkan adanya hubungan antara peningkatan infeksi dan kekurangan berat badan.
Tidak memberikan nutrisi yang tepat dapat meningkatkan risiko infeksi dan melemahkan sistem pertahanan alami tubuh.
(TribunHealth.com)