Breaking News:

7 Fakta Tentang Bau Badan yang Perlu Kamu Tahu, Bisa Mengindikasikan Suatu Penyakit

Kemunculan bau badan bisa menyebabkan seseorang menjadi kurang percaya diri dan parno.

Penulis: Melia Istighfaroh | Editor: Melia Istighfaroh
freepik.com
Ilustrasi orang yang mengalami masalah bau badan 

TRIBUNHEALTH.COM - Bau badan tak sedap seringkali menimbulkan masalah, bukan hanya untuk diri sendiri, namun juga kepada orang sekitar.

Kemunculan bau badan bisa menyebabkan seseorang menjadi kurang percaya diri dan parno.

Tak sedikit yang rela mengeluarkan sejumlah uang untuk menghilangkan bau badan tak sedap, mulai dari perawatan hingga membeli aneka wewangian.

Ada banyak mitos yang beredar di masyarakat tentang bau badan tak sedap.

Yuk kenali fakta-fakta tentang bau badan yang perlu kamu ketahui seperti dikutip dari psychology today.

Baca juga: Dok, Kenapa Anak Usia 3 Tahun Setiap Bepergian Selalu Ingin Pipis atau BAB?

ilustrasi seseorang yang mengalami masalah bau badan
ilustrasi seseorang yang mengalami masalah bau badan (kompas.com)

1. Produksi

Kelenjar apokrin memproduksi campuran lipid dan asam amino yang tidak berbau.

Apokrin juga menghasilkan feromon yang dimetabolisme oleh bakteri untuk menghasilkan keringat yang memiliki bau tidak sedap atau bau busuk.

Sementara yang memproduksi keringat tidak berbau adalah kelenjar ekrin.

2. Memilih pasangan

2 dari 3 halaman

Tak sekedar aroma saja, bau badan ternyata bisa membantu dalam pemilihan pasangan, yakni melalui dua cara.

  • Menghindari perkawinan sedarah

Bau keringat seseorang bisa menunjukkan gen sistem kekebalan tubuh seseorang, seperti antigen leukosit manusia

  • Menilai status kesehatan calon pasangan

Yang perlu kamu tahu, bau keringat bisa berubah seiring dengan penyakit dan infeksi yang dialami oleh seseorang.

3. Pola makan

Bau keringatmu bisa mencerminkan pola makanmu.

Sebuah penelitian menunjukkan jika lebih banyak wanita menyukai pria yang menginsumsi makanan kaya telur, buah, sayuran dan kedelai daripada yang mengonsumsi daging merah.

Ilustrasi tidak menjaga pola makan
Ilustrasi tidak menjaga pola makan (kompas.com)

4. Daya tarik

Bagi sebagian orang daya tarik paling utama adalah bau keringat.

Beberapa memilih untuk menghindari memiliki pasangan dengan masalah bau badan tak sedap.

Terlebih para wanita yang memiliki indra penciuman lebih baik daripada pria.

3 dari 3 halaman

5. Kulit kekuningan

Kekuningan pada kulit bisa mengindikasikan bahwa seseorang lebih menyukai mengonsumsi buah dan sayur, atau dengan kata lain makanan yang sehat.

Warna kuning tersebut asalnya dari karoteniod dalam sayur dan buah-buahan.

6. Bau badan mengindikasikan penyakit

Sebuah penelitian menemukan jika bau badan merupakan persepsi kerentanan terhadap suatu penyakit.

ilustrasi - bau badan tak sedap
ilustrasi - bau badan tak sedap (Freepik)

7. Bakteri menjadi penyebab bau badan

Masing-masing orang menyimpak bakteri yang berbeda di ketiak dan celah tubuh lainnya.

Bakteri yang berbeda tentunya menghasilkan bau yang berbeda, seperti bau asam, daging, bawang hingga telur busuk.

(Tribunhealth.com)

Baca juga: 6 Fakta Jalan Kaki di Sore Hari Dapat Mendukung Kesehatan Fisik dan Mental jadi Lebih Baik

Selanjutnya
Tags:
Tribunhealth.comBau badanpenyakitkurang percaya diri Darren Kent
BERITATERKAIT
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved