TRIBUNHEALTH.COM - Buah plum, dengan rasa manis dan kelembutan dagingnya yang sering dianggap sebagai camilan lezat, telah menjadi sorotan penelitian terbaru karena potensi kesehatannya yang menjanjikan.
Dalam beberapa penelitian, buah ini telah terbukti memiliki sejumlah manfaat kesehatan yang mengagumkan.
Merangkum dari beberapa sumber, inilah empat manfaat utama dari konsumsi buah plum:
1. Regulasi gula darah:
Sebuah penelitian baru-baru ini menyoroti peran buah plum dalam mengatur kadar gula darah dan mengurangi risiko diabetes tipe 2.
Para peneliti menemukan bahwa serat yang terkandung dalam buah plum berperan penting dalam menghambat penyerapan gula dari makanan dalam sistem pencernaan.
Baca juga: Pendaftaran CPNS 2024, Info Formasi Terbaru dan Link Pendaftaran sscasn.bkn.go.id
2. Pengendalian berat badan:
Kandungan serat tinggi dalam buah plum membuatnya menjadi pilihan yang baik untuk menjaga kenyang lebih lama, membantu dalam pengendalian berat badan, dan mencegah kelebihan asupan kalori.
Dengan mengonsumsi buah plum secara teratur, seseorang dapat merasa kenyang lebih lama setelah makan, yang bermanfaat bagi mereka yang berusaha menurunkan berat badan.
3. Pengatur tekanan darah:
Buah plum kaya akan potassium dan serat, yang berperan penting dalam menurunkan tekanan darah tinggi dan menjaga kesehatan pembuluh darah.
Konsumsi buah ini sebagai bagian dari pola makan sehat dapat membantu dalam pengelolaan hipertensi serta mencegah risiko penyakit kardiovaskular.
Baca juga: Cara Cek PIP 2024, Ketahui Saldo dan Pencairan Dana Program Indonesia Pintar untuk Pelajar
4. Atasi radang sendi:
Penelitian menunjukkan bahwa buah plum mengandung senyawa antiinflamasi yang kuat yang dapat mengurangi peradangan pada sendi.
Dengan memasukkan buah plum ke dalam pola makan sehari-hari, mereka yang rentan terhadap peradangan pada sendi dapat memperoleh manfaat perlindungan tambahan.
Para ahli kesehatan menekankan pentingnya memasukkan buah plum ke dalam pola makan sehari-hari untuk mendapatkan manfaat kesehatan yang signifikan.
Meskipun penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami mekanisme yang terlibat dengan lebih baik, bukti-bukti yang ada menunjukkan bahwa buah plum dapat menjadi tambahan berharga dalam menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.
BACA BERITA LAIN: 5 Jenis Buah yang Bisa Membantu Menurunkan Kolesterol Tinggi
Kolesterol, yang sering dianggap sebagai masalah kesehatan yang hanya menimpa orang tua atau mereka yang kelebihan berat badan, ternyata bisa mengintai siapa saja, termasuk yang masih muda dan tidak gemuk.
Ini adalah gambaran yang sering diabaikan, padahal bisa berakibat fatal jika tidak diatasi.
Kolesterol tinggi atau hiperkolesterolemia terjadi ketika kadar kolesterol dalam darah melebihi batas normal.
Kolesterol sendiri adalah lemak yang diproduksi alami oleh hati dan juga bisa berasal dari makanan tertentu.
Kondisi kolesterol tinggi membawa risiko serius, seperti serangan jantung dan stroke.
Oleh karena itu, penting untuk rutin memeriksa kadar kolesterol dan mengikuti pengobatan yang diresepkan dokter.
Namun, tidak selalu harus mengandalkan obat-obatan untuk menurunkan kolesterol tinggi.
Ada cara alami yang bisa dilakukan, seperti berolahraga dan menjaga pola makan.
Salah satu yang paling efektif adalah dengan mengonsumsi buah-buahan yang kaya akan senyawa penurun kolesterol.
Meskipun memerlukan waktu lebih lama daripada obat-obatan, mengonsumsi buah-buahan untuk menurunkan kolesterol lebih aman dan minim efek samping.
Baca juga: Pendaftaran PPK Pilkada 2024 DKI Jakarta Dibuka, Simak Tahapan dan Syaratnya
Jadi, mari jaga kesehatan dengan baik dan awasi kadar kolesterol secara rutin.
Mengadopsi laman promkes.kemkes.go.id, inilah daftar buah yang bisa dikonsumsi rutin guna membantu menurunkan kolesterol tinggi:
1. Alpukat
Alpukat, yang sering dianggap memiliki kandungan lemak tinggi dan dihindari oleh beberapa orang karena khawatir terhadap dampaknya terhadap kesehatan, sebenarnya memiliki manfaat yang luar biasa.
Meskipun kandungan lemaknya mencapai sekitar 16 persen, mayoritas lemak yang terdapat di dalamnya adalah jenis lemak yang sehat, terutama asam lemak tak jenuh tunggal.
Asam lemak tak jenuh tunggal, yang mendominasi komposisi lemak alpukat sebanyak 63 persen, berperan sebagai antioksidan yang melindungi pembuluh darah dari kerusakan akibat penumpukan kolesterol jahat (LDL – low density lipoprotein).
Tak hanya itu, alpukat juga kaya akan serat dan omega-9, yang keduanya memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan.
Kandungan serat dan omega-9 ini membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil dalam tubuh, serta memberikan manfaat lainnya bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Dengan demikian, alpukat sebenarnya sangat dianjurkan untuk dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan sehat.
2. Tomat
Tomat merupakan buah yang tidak hanya lezat, tetapi juga bermanfaat bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah.
Riset dari jurnal Maturitas menunjukkan bahwa tomat yang sudah dimasak memiliki efek penurunan kolesterol yang hampir setara dengan obat kimia seperti statin, yang biasa digunakan untuk mengatasi gangguan jantung.
Kunci khasiat tomat terletak pada senyawa likopen, yang memberikan warna merah pada tomat matang.
Likopen adalah antioksidan penting yang dapat mengurangi risiko serangan jantung dan stroke.
Selain likopen, tomat juga mengandung vitamin B dan kalium, yang membantu menurunkan kadar kolesterol dan tekanan darah tinggi.
Baca juga: Mengatasi Lemas dengan Pilihan Makanan Sehat untuk Penderita Diabetes
Hal yang menarik adalah, konsumsi tomat tidak menyebabkan efek samping yang umumnya terkait dengan penggunaan obat-obatan penurun kolesterol seperti lemas, sakit otot, atau kerusakan saraf.
Oleh karena itu, tomat merupakan pilihan buah yang baik untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.
3. Jeruk nipis
Jeruk nipis memang sering kali lebih dikenal sebagai bahan tambahan dalam masakan atau minuman, tetapi manfaat kesehatannya tidak boleh diabaikan.
Kandungan flavonoid dalam jeruk nipis memberikan perlindungan terhadap kesehatan jantung dengan mengurangi produksi kolesterol LDL, yang merupakan salah satu faktor risiko utama serangan jantung.
Selain jeruk nipis, makanan lain yang kaya akan flavonoid juga dapat memberikan manfaat serupa, seperti kedelai, tomat, teh, delima, brokoli, bawang merah, dan bawang bombay.
Untuk menikmati manfaat kesehatan dari jeruk nipis, Anda dapat mencoba menyiapkannya dengan cara mengiris tipis-tipis dan merendamnya dalam air panas selama 30 menit.
Minuman ini dapat diminum dua kali sehari, pagi dan malam, untuk mendapatkan manfaat terbaiknya.
Dengan rutinitas konsumsi yang teratur, jeruk nipis dapat menjadi tambahan yang menyegarkan dan bermanfaat bagi kesehatan Anda.
4. Semangka
Semangka adalah buah yang sangat dikenal dan populer karena khasiatnya dalam menghilangkan dahaga.
Namun, yang mungkin kurang diketahui banyak orang adalah bahwa semangka juga merupakan salah satu buah yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.
Hal ini disebabkan oleh kandungan likopen dalam semangka, zat yang juga ditemukan dalam tomat dan memiliki kemampuan untuk mengurangi kadar kolesterol jahat dalam darah.
Jadi, selain menyegarkan, semangka juga bisa menjadi bagian dari diet sehat untuk menjaga kesehatan jantung dan mengendalikan kadar kolesterol.
5. Apel
Apel memang buah yang luar biasa! Selain rasanya yang enak, manfaat kesehatannya juga sangat mengagumkan.
Buah ini terkenal karena kemampuannya menurunkan kadar kolesterol LDL, salah satu jenis kolesterol jahat dalam tubuh.
Ini berkat kandungan zat beta-glucan yang ada di dalamnya, yang membantu mengatur produksi kolesterol dalam darah.
Selain itu, apel juga mengandung serat larut yang membantu menurunkan kolesterol dan mencegah pembentukan plak di arteri, yang dapat menyebabkan arteri mengeras.
Baca juga: Strategi Makan Sehat untuk Menjaga Keseimbangan Gula Darah dan Pencegahan Diabetes Tipe-2
Dengan begitu, konsumsi apel secara teratur juga dapat membantu melindungi tubuh dari risiko serangan jantung dan stroke.
Tidak hanya dapat dimakan langsung, apel juga dapat diolah menjadi cuka.
Mengonsumsi cuka apel secara rutin juga terbukti dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL).
Jadi, ada banyak cara untuk menikmati manfaat kesehatan yang ditawarkan oleh buah apel ini!
Klik di sini untuk dapatkan referensi vitamin guna meningkatkan daya tahan tubuh.
(Tribunhealth.com/DN)
Baca berita lainnya di sini.