TRIBUNHEALTH.COM - Siapa sih sobat sehat yang tidak senang makan buah?
Sebagian besar orang gemar mengkonsumsi buah.
Selain menyegarkan, rasa unik dari masing-masing buah tentu akan membuat peminatnya ketagihan.
Setiap hari kita juga sangat dianjurkan mengkonsumsi buah-buahan.
Namun apa jadinya jika buah tersebut dikonsumsi dengan cara di jus?
Jus buah seringkali mengandung tambahan gula, terutama jika buah yang digunakan sudah manis.
Baca juga: VIRAL Sosok Habib Muhammad Alex Alhamid yang Fotonya Ramai Dipasang di Whatsapp Warganet
Gula tambahan dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat dan berpotensi menyebabkan masalah kesehatan seperti obesitas dan diabetes.
Jus buah bisa mengandung lebih banyak kalori daripada mengonsumsi buah segar.
Sebagai contoh, untuk membuat segelas jus jeruk, sobat sehat mungkin memerlukan beberapa jeruk, yang mengandung lebih banyak kalori daripada memakan satu jeruk.
Selama proses pemrosesan jus, beberapa nutrisi dan antioksidan mungkin hilang atau berkurang.
Beberapa nutrisi yang sensitif terhadap panas, cahaya, atau oksidasi dapat rusak selama pemerasan dan penyimpanan jus.
Hal ini senada dengan pendapat ahli kesehatan, dr. Zaidul Akbar.
Baca juga: Cicil Utang KCJB ke China Selama 30 Tahun Rp 226 M per Bulan, Stafsus Menkeu Beri Tanggapan
dr. Zaidul Akbar menuturkan dampak yang bisa ditimbulkan apabila sobat sehat mengonsumsi jus buah.
Dibalik rasanya jus buah yang enak dan menyegarkan, dr. Zaidul Akbar mengimbau agar sobat sehat tidak terlalu sering minum jus buah.
Pasalnya, Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro itu tidak menganjurkan mengonsumsi buah dengan cara dijus.
Melansir dari kanal YouTube dr. Zaidul Akbar Official, ia menjelaskan alasannya.
Baca juga: Manfaat Luar Biasa Kurma Ajwa Bagi Kesehatan, Bisa Turunkan Kadar Kolesterol
Pakar obat herbal ini mengimbau sobat sehat untuk mengkonsumsi buah dengan cara dimakan langsung.
Apabila sobat sehat mengolahnya dengan cara dijus, maka akan membuat kadar gulanya naik.
Tentu saja hal ini berpengaruh terhadap gula dara di dalam tubuh.
"Karena kalau dijus gulanya naik, pecah dia kan gulanya makanya saya kalau buah-buahan lebih menyarankan dimakan, dikunyah, digigit, gitu loh dari pada dijus," pungkas dr. Zaidul Akbar.
Selain itu, dr. Zaidul Akbar juga tidak menganjurkan sobat sehat membeli jus buah yang biasa dijual di pinggir jalan.
Lebih lanjut, dr. Zaidul Akbar menuturkan bahwa jus buah yang dijual itu hanya mengandung sedikit buah dan sisanya banyak menggunakan air, kemudian tambahan gula pasir dan susu kental manis.
Baca juga: Makanlah Udang Beserta Kulitnya! dr. Zaidul Akbar Ungkap Sederet Manfaatnya
Sebagai informasi, buah yang di jus rentan menaikkan gula darah, apalagi jika ditambahkan pemanis.
Hal inilah yang membuat sobat sehat rentan mengalami kencing manis.
"Jangan heran kalau minum jus itu bikin gula darah naik, udah buahnya dijus naik gulanya, pakai gula pasir lagi, pakai susu kental manis, maka komplit paketnya untuk meraih predikat kencing manis," imbuh dr. Zaidul Akbar.
Klik di sini untuk mendapatkan referensi vitamin guna meningkatkan daya tahan tubuh.
(Tribunhealth.com/DN)
Baca berita lainnya di sini.