Breaking News:

dr. Qori Lestari Sampaikan jika Perawatan Botox Lebih Bagus Dilakukan sebelum Kerutan Muncul

Menurut dr. Qori Lestari sebaiknya sobat sehat tidak menunggu kerutan sudah terlihat baru melakukan botox.

Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi | Editor: Ahmad Nur Rosikin
jambi.tribunnews.com
Ilustrasi botox, begini penjelasan dr. Qori Lestari 

TRIBUNHEALTH.COM - Hampir semua klinik kecantikan kini menyediakan perawatan filler dan botox.

Perawatan filler dan botox dipercaya bisa menyamarkan garis halus pada wajah akibat proses penuaan.

dr. Qori Lestari menyebutkan jika perawatan filler boleh dilakukan jika sudah melebihi usia 17 tahun.

Sementara perawatan botox diberikan di atas usia 25 tahun.

"Karena kan kalau anak muda belum ada kerutan, masih kencang dan masih happy," ungkap dr. Qori Lestari.

Akan tetapi jika dibawah usia 25 tahun sudah muncul kerutan, sobat sehat boleh melakukan perawatan filler ataupun botox.

Baca juga: Penyakit HIV/AIDS Apakah Bisa Disembuhkan? Berikut Penuturan Yuanita Ani S. M.Kep.,NS, Sp.Kep.Mat

ilustrasi treatment filler, begini penuturan dr. Qori Lestari
ilustrasi treatment filler, begini penuturan dr. Qori Lestari (freepik.com)

Baca juga: Dokter Spesialis Paru dan Pernapasan Beberkan Pentingnya Melakukan Kontrol Asma

Pernyataan ini disampaikan oleh dr. Qori Lestari yang dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribunjabar video program Tribun Health edisi 15 Maret 2023.

"Karena kalau misalnya masih muda kan jarang anak muda yang aware untuk melakukan treatment. Lebih kaya ke ini aja sih, di atas 17 tahun aja biar repair-nya bagus," dr. Qori Lestari jelaskan alasan filler disarankan di atas usia 17 tahun.

Pasalnya botox yang disuntikkan ke kulit bisa bertahan selama 3-6 bulan.

Kendati demikian, daya tahan botox tergantung dengan aktivitas juga.

2 dari 3 halaman

"Kalau orang botox semakin dia sering berolahraga atau menggerakkan ototnya itu semakin cepat (daya tahannya)," ujar dr. Qori Lestari.

Perlu menjadi informasi, jika botox pada kulit sudah hilang maka kondisi kulit akan kembali seperti kondisi normalnya.

"Jadi memang perlu retouch jika kondisi kulitnya ingin tetap bagus, tapi kalaupun misalnya sekali dua kali botox lalu seterusnya enggak ya nggakpapa juga," sambung dr. Qori Lestari.

Baca juga: Upaya Efektif Pencegahan Asma Kambuh adalah Rutin Menggunakan Obat Pengontrol dan Pelega

Ilustrasi kerutan yang bisa diatasi dengan perawatan botox, begini penjelasan dr. Qori Lestari
Ilustrasi kerutan yang bisa diatasi dengan perawatan botox, begini penjelasan dr. Qori Lestari (wartakota.tribunnews.com)

Baca juga: Dokter Spesialis Paru dan Pernapasan Sebut Kondisi Obesitas Mempersulit Tata Laksana Penyakit Asma

"Cuman mungkin nanti kerutannya akan terlihat lagi," timpal dr. Qori Lestari dalam tayangan Tribun Health (15/03/2023).

"Orang itu menganggapnya bahwa kalau nggak botox nanti kerutannya makin banyak, sebenarnya enggak," tutur dr. Qori Lestari.

Semakin bertambahnya usia, sangat wajar jika kerutan mulai muncul pada permukaan kulit.

dr. Qori Lestari berpesan jika perawatan botox akan lebih bagus dilakukan sebelum kerutan muncul.

Sebaiknya sobat sehat tidak menunggu kerutan sudah terlihat baru melakukan botox.

Pasalnya melakukan perawatan sebelum kerutan muncul akan memberikan hasil yang lebih optimal.

Baca juga: Adakah Waktu yang Tidak Tepat untuk Mengonsumsi Buah? Simak Penuturan Ahli Gizi

ilustrasi suntik botox, simak keterangan dr. Qori Lestari
ilustrasi suntik botox, simak keterangan dr. Qori Lestari (freepik.com)

Baca juga: Adakah Perbedaan Gejala Asma Akibat Udara Dingin dan Debu? Dokter Menjawab

Klik di sini untuk mendapatkan referensi skincare guna menyamarkan kerutan di wajah.

Baca juga: Emosi Tidak Stabil pada Remaja Dapat Mempengaruhi Pergaulan Sosialnya, Berikut Ulasan Psikolog

3 dari 3 halaman

Penjelasan dr. Qori Lestari dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribunjabar video program Tribun Health edisi 15 Maret 2023.

(Tribunhealth.com/DN)

Baca berita lain tentang kesehatan di sini.

Selanjutnya
Tags:
Tribunhealth.comQori LestaribotoxKerutan
BERITATERKAIT
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved