Breaking News:

Semakin Sering Sikat Gigi Benarkah Menjamin Gigi Semakin Bersih? Ini Pernyataan drg. Riona Ulfa

Berdasarkan pernyataan dokter, sering menyikat gigi tak menjamin gigi semakin bersih.

grid.id
Ilustrasi menyikat gigi-sering menyikat gigi rupanya tak menjamin gigi semakin bersih. 

TRIBUNHEALTH.COM - Sikat gigi adalah kebiasaan yang rutin dilakukan sehari-hari.

Dengan menyikat gigi, menjadi salah satu upaya melindungi gigi dari berbagai kotoran yang masih menempel pada gigi.

Dikenal sebagai cara termudah dalam membersihkan rongga mulut, karena itu banyak yang beranggapan bahwa menyikat gigi perlu dilakukan sesering mungkin.

Baca juga: Dokter Gigi Benarkan Jika Kini Banyak Sekali Kaum Muda yang Gunakan Behel Hanya untuk Tujuan Gaya

Bila pada umumnya cukup dilakukan 2 kali sehari, beberapa orang mulai melakukan kebiasaan menyikat gigi rata-rata 3 kali atau lebih dalam sehari.

Lantas mungkinkah cara tersebut benar-benar bisa memastikan gigi semakin bersih?

Dilansir Tribunhealth.com dari tayangan YouTube KompasTV Riau, drg. Riona Ulfa memberikan ulasannya.

Ilustrasi seseorang yang sedang menyikat gigi
Ilustrasi seseorang yang sedang menyikat gigi (kompas.com)

Berdasarkan pernyataannya, sering menyikat gigi tak menjamin gigi semakin bersih.

Karena perlu diketahui bahwa menyikat gigi menggunakan pasta gigi sebenarnya bersifat abrasif.

Sehingga jika terlalu sering menyikat gigi justru tidak bagus.

Baca juga: Ketahui Beberapa Hal Tentang Bleaching Gigi yang Disampaikan Oleh drg. Putu Eka Mery Utami PS, S.KG

Tetapi bukan berarti jarang menyikat gigi lebih disarankan.

2 dari 4 halaman

Sebaiknya upayakan menyikat gigi dengan cara dan waktu yang benar.

"Lakukan minimal 2 kali dalam sehari," sambung Riona.

Waktu Menyikat Gigi

Ilustrasi seseorang yang melakukan sikat gigi
Ilustrasi seseorang yang melakukan sikat gigi (kompas.com)

Berdasarkan penuturan Riona, kebanyakan masyarakat masih salah dalam memahami waktu yang tepat saat menggosok gigi.

Mayoritas melakukan sikat gigi saat bangun tidur baru sarapan.

Padahal yang benar itu adalah sarapan terlebih dahulu baru menyikat gigi.

Baca juga: Tumbuh Gigi Anak yang Lebih Lambat dari Usia Umumnya, Perlukah Orangtua Merasa Khawatir?

"Kebanyakan salahnya disitu," imbuh Riona.

Bila tidak terbiasa, maka upayakan menggantikan kebiasaan sikat gigi sebelum sarapan dengan minum air putih.

Hal ini bisa membantu rongga mulut serasa lebih segar serupa pada saat usai menyikat gigi.

Sikat Gigi dengan Tepat

Ilustrasi menyikat gigi
Ilustrasi menyikat gigi (sehatq)
3 dari 4 halaman

Menyikat gigi tak bisa dilakukan sembarangan.

Agar gigi bersih dan sehat, diperlukan teknik cara menyikat gigi yang benar.

Karena tak bisa dipungkiri makanan akan mudah masuk pada sela-sela gigi yang sempit.

Baca juga: Ketahui Kondisi Medis Tertentu yang Menjadi Pertimbangan sebelum Dilakukan Operasi Posisi Rahang

Riona menghimbau sebaiknya saat menyikat gigi pastikan bulu sikat masuk pada celah antara gigi dan gusi.

"Bulu sikat harus masuk pada celah itu, bila tidak sisa makanan tidak terangkat," kata Riona.

Sisa makanan atau kotoran pada sela gigi yang tidak terangkat bisa mencetuskan karang gigi.

Aturan Memakai Pasta Gigi

Ilustrasi pemakaian pasta gigi
Ilustrasi pemakaian pasta gigi (stylo.grid.id)

Ada aturan yang perlu dipahami dalam mengaplikasikan pasta gigi pada sikat gigi.

Adalah dengan mengeluarkan pasta gigi sebesar biji jagung saja.

Lalu masukkan pasta gigi tepat di dalam bulu-bulu halus gigi.

Baca juga: Faktor Penyakit pada Lidah Bisa Lokal Maupun Sistemik, Simak Penjelasan Dokter Berikut

4 dari 4 halaman

"Karena kalau nggak dimasukkin itu belum apa-apa sudah jatuh, yang kena akhirnya cuma yang kita sentuh pertama," sambung Riona.

Karena itu jika pasta gigi dimasukkan di dalam bulu-bulu halus, maka seluruh permukaan gigi bisa terkena.

Memilih Jenis Sikat Gigi

Sikat gigi merupakan bagian penting untuk membersihkan gigi.

Meski mudah dijumpai, sebaiknya tetap selektif memilih jenis sikat gigi.

Ilustrasi berbagai macam bentuk sikat gigi
Ilustrasi berbagai macam bentuk sikat gigi (pixabay.com)

Jangan sampai salah memilih sikat gigi karena bisa berisiko sebabkan masalah pada area gigi dan mulut.

Berdasarkan penuturan drg. Riona Ulfah, sebaiknya memilih sikat gigi dengan bulu yang tidak terlalu kasar dan tidak terlalu lembut.

Pastikan memilih ujung kepala sikat gigi yang kecil. Sehingga bisa menjangkau bagian rahang belakang gigi.

"Karena rahang kita ini semakin belakang semakin sempit. Jadi pilih sikat gigi yang kepalanya kecil," imbau Riona.

Pentingnya Menjaga Kesehatan Rongga Mulut

Seringkali kesehatan gigi dan mulut diabaikan begitu saja.

Baca juga: drg. Anastasia Sampaikan Tips Membersihkan Rongga Mulut Anak agar Terhindar dari Karies Gigi

Padahal sama dengan organ lain, gigi dan mulut juga memiliki peran penting.

Bila area gigi dan mulut bermasalah, maka bisa menganggu kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Mengingat rongga mulut merupakan gerbang utama makanan masuk ke dalam tubuh.

Ilustrasi rongga mulut
Ilustrasi rongga mulut (makassar.tribunnews.com)

Bila berbagai asupan makanan masuk pada rongga mulut dan menempel di gigi tak segera dibersihkan dengan tepat, maka bisa membuat gigi menjadi sakit hingga berlubang.

"Nah itu yang menjadi jalan masuknya bakteri," tambah Riona.

Karena itu bila memperhatikan kesehatan gigi dan mulut, tak hanya semata-mata untuk fungsi estetika saja.

Mayoritas Masyarakat Pernah Alami Masalah Gigi

Riset kesehatan dasar (Riskesdas) 2018 menyebut sebanyak 57,6 persen masyarakat pernah mengalami masalah gigi dan mulut.

Adanya data ini membuat Riona menyatakan bahwa kesadaran akan menjaga kesehatan gigi dan mulut pada masyarakat masih rendah.

Baca juga: Adakah Obat Sakit Gigi yang Perlu Dikonsumsi sebelum Datang ke Dokter? Ini Kata drg. Ummi Kalsum

Padahal jika gigi sakit, bisa mengganggu kualitas hidup.

"Kalau lagi sakit gigi kita nggak bisa ngapa-ngapain lagi," sambung Riona.

Tetapi sayangnya masih banyak orang yang tak menyadarinya akhirnya menganggap menjaga kesehatan gigi merupakan hal yang sepele.

Jika belum merasakan keluhan, maka tidak akan datang ke dokter gigi.

Permasalahan Gigi dan Mulut

Ilustrasi seseorang yang mengalami keluhan sakit gigi
Ilustrasi seseorang yang mengalami keluhan sakit gigi (freepik.com)

Lebih lanjut, jika seseorang tidak menjaga kesehatan gigi dan mulutnya, maka akan datang sejumlah masalah pada rongga mulut.

Antara lain:

- Gigi berlubang

- Radang gusi

Baca juga: Dr. drg. Munawir Paparkan Tanda-tanda Radang Gusi pada Penderita Gingivitis

- Karang gigi

- Bau mulut

Jika berbagai masalah di atas tak segera diatasi, maka bisa menyebabkan timbulnya penyakit pada rongga mulut yang lebih parah.

Penjelasan drg. Riona Ulfah ini dilansir Tribunhealth.com dari tayangan YouTube KompasTV Riau.

(Tribunhealth.com/Ranum Kumala Dewi)

Selanjutnya
Penulis: Ranum Kumala Dewi
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved