Breaking News:

dr. Huminsa Ranto Jelaskan Seputar Demam Berarah Ini Penyebab dan Gejalanya

Saat musim pancaroba, selain demam berdarah juga banyak penyakit infeksi virus lain. Demam berdarah ialah penyakit yang disebabkan infeksi virus dengu

health.grid.id
ilustrasi anak yang mengalami demam berdarah 

TRIBUNHEALTH.COM - dr. Huminsa Ranto menyampaikan, sebenarnya terdapat 3 jenis nyamuk yang sering sekali berhubungan dengan manusia yakni Malaria, Aedes albopictus, dan Aedes aegypti.

Pada nyamuk aedes albopictus, biasanya jika menggigit akan terasa gatal.

Pada jenis nyamuk malaria juga hampir sama dengan nyamuk aedes albopictus, ketika menggigit terasa sensasi gatal.

Sedangkan pada nyamuk aedes albopictus ketika menggigit terasa sensasi gatal yang lebih minimal.

Itulah yang menyebabkan kita tidak terasa jika tergigit oleh nyamuk albopictus dan tiba-tiba beberapa hari kemudian demam, pada hari ke 3 maupun ke 5 angka trombosit turun.

Apalagi jika demam tinggi dan sudah diberikan obat penurun panas terus menerus tetapi demam masih tinggi, kita bisa menduga salah satunya dengan kemungkinan terinfeksi dengue.

ilustrasi anak yang mengalami demam berdarah
ilustrasi anak yang mengalami demam berdarah (health.grid.id)

Baca juga: Waspada Demam Berdarah pada Anak-anak yang Dijelaskan dr. Huminsa Ranto Sp.A, M.Sc.

Ketika nyamuk menggigit tentunya tidak langsung mengalami demam, tetapi terdapat masa inkubasi 3-5 hari.

Seringkali kita menjumpai informasi yang mengatakan bahwa salah satu ciri demam berarah adalah adanya bintik merah pada kulit.

Tentunya kita harus bisa membedakan bimtik merah karena tergigit nyamuk dan bintik emrah karena demam.

Pada bintik merah karena tergigit nyamuk biasanya tidak menimbulkan Indurasi atau tidak ada benjolan.

2 dari 3 halaman

Tetapi saat kita tekan pada kulit yang terdapat bercak merah, yang hilang saat ditekan kemudian kembali lagi dan tidak ada sensasi rabaan atau tidak terasa ada kulit yang lebih tinggi dari kulit dasar.

Penyebab bintik merah tersebut dikarenakan menyerang trombosit, yakni trombosit berkurang.

Baca juga: Demam Dengue Berbeda dengan Demam Berdarah, Begini Kata dr. Deborah Johana Rattu, MH.Kes., MKM

dr. Huminsa Ranto menyampaikan, nyamuk aedes aegypti bisa menyebabkan terjadinya demam dengue dan demam berdarah dengue.

Warna merah pada infeksi dengue, biasanya dikarenakan kekurangan angka trombosit.

Sehingga menyebabkan terjadinya manifestasi perdarahan.

Infeksi virus dengue bisa menyebabkan terjadinya manifestasi perdarahan.

Klasifikasi dari WHO terdapat 4, yakni :

- Kriteria demam berdarah adalah demam yang trerjadi 2 sampai 7 hari dengan tinggi mendadak.

- Adanya manifestasi seperti mimisan, berak darah (melena), jika dilakukan pengecekan pada torniketnya positif.

- Adanya tanda-tanda awal dari kegagalan organ yang disebut tanda presyok

Baca juga: Orangtua Tak Perlu Cemas Jika Anak Mengalami Demam, Ini Kata dr. F. Novita Wijayati M.Si, Med, Sp.A

3 dari 3 halaman

- Jika mengalami tanda berat maka akan timbul gejala syok.

Gejala syok seperti nadi tidak teraba, denyut jantung semakin melemah dan sebagainya.

Untuk kriteruia laboratoriumnya, jika anak-anak diperiksa Lab patokan yang sering dijadikan andalan adalah trombositnya.

Angka trombosit dibawah 100.000 dan disertai dengan peningkatan hematokrit diatas 20 persen.

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribun Lampung Official bersama dengan dr. Huminsa Ranto Sp.A, M.Sc. Seorang dokter spesialis anak Rumah Sakit Mardi Waluto Metro.

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Selanjutnya
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved