Breaking News:

Studi Terbaru Kaitkan Kebersihan Mulut yang Buruk dengan Risiko Kanker Hati

Orang yang mengalami masalah mulut lebih mungkin menderita karsinoma hepatoseluler

pixabay.com
ilustrasi kesehatan mulut yang buruk 

TRIBUNHEALTH.COM - Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh tim di Queen's University Belfast, kebersihan mulut yang buruk secara signifikan dapat meningkatkan risiko terkena kanker hati.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal United European Gastroenterology ini menemukan bahwa mereka yang menderita kondisi seperti gusi yang sakit atau berdarah, sariawan, dan gigi goyang, 75 persen lebih mungkin menderita karsinoma hepatoseluler.

Ini adalah bentuk paling umum dari kanker hati primer.

Ada dua teori utama mengapa ada hubungan antara kesehatan mulut yang buruk dan kanker hati, sebagaimana diberitakan Express.co.uk pada Minggu (11/9/2022).

Pertama, ini mungkin terkait dengan peran mikrobioma mulut dan usus dalam perkembangan penyakit.

ilustrasi seseorang yang mengalami masalah mulut
ilustrasi seseorang yang mengalami masalah mulut (tribunnews.com)

Baca juga: Kebersihan Mulut yang Tidak Bagus Bisa Memicu Terjadinya Pengeroposan Gigi, Begini Kata Dokter Gigi

"Hati berkontribusi pada penghapusan bakteri dari tubuh manusia," kata Dokter Haydée Jordão, dari pusat kesehatan masyarakat di Queen's University Belfast dan penulis utama studi tersebut.

“Ketika hati terkena penyakit, seperti hepatitis, sirosis atau kanker, fungsinya akan menurun dan bakteri akan bertahan lebih lama sehingga berpotensi menyebabkan lebih banyak kerusakan."

“Satu bakteri, Fusobacterium nucleatum, berasal dari rongga mulut tetapi perannya dalam kanker hati tidak jelas."

“Penelitian lebih lanjut yang menyelidiki mikrobioma dan kanker hati (masih diperlukan)....”

ilustrasi masalah mulut
ilustrasi masalah mulut (freepik.com)

Baca juga: Dokter Gigi Tegaskan bahwa Behel Harus Digunakan oleh Orang yang Peduli Terhadap Kebersihan Mulutnya

Cara berpikir yang kedua adalah bahwa mereka yang hidup dengan kondisi kesehatan mulut yang buruk, seperti kehilangan gigi, lebih cenderung makan makanan yang lebih lembut dan berpotensi kurang bergizi, yang dapat meningkatkan risiko kanker hati.

Karsinoma hepatoseluler adalah jenis kanker hati yang berkembang dari sel-sel hati utama yang disebut hepatosit.

"Ini lebih sering terjadi pada orang dengan sirosis," kata Cancer Research UK.

Sirosis berarti hati telah menjadi jaringan parut yang parah.

Hal ini sering disebabkan oleh kerusakan dari minum alkohol jangka panjang atau virus hepatitis B atau C.

Pria biasanya lebih berisiko terkena karsinoma hepatoseluler dan menjadi lebih umum seiring bertambahnya usia.

Baca juga: Pihak Kemenkes Sebut Terlalu Dini Kaitkan Hepatitis Akut dengan Pandemi Covid-19

Ilustrasi sakit hepatitis
Ilustrasi sakit hepatitis (Freepik)

Gejala kanker hati antara lain:

  • Penurunan berat badan
  • Menguningnya kulit dan bagian putih mata (jaundice)
  • Gatal
  • Merasa sakit
  • Perut kembung (perut)
  • Kehilangan nafsu makan atau merasa kenyang setelah makan dalam jumlah kecil
  • Sakit di perut
  • Benjolan di sisi kanan perut
  • Nyeri di bahu kanan.

Mengenal studi tersebut

ilustrasi seseorang yang sedang menyikat gigi
ilustrasi seseorang yang sedang menyikat gigi (sains.kompas.com)

Studi tersebut menganalisis lebih dari 469.000 orang di Inggris, dan menyelidiki hubungan antara kondisi kesehatan mulut dengan risiko sejumlah kanker gastrointestinal, termasuk hati, usus besar, rektum, dan kanker pankreas.

Dari keseluruhan peserta, 4.069 di antaranya mengembangkan kanker gastrointestinal selama periode enam tahun.

Dalam 13 persen dari kasus ini, pasien melaporkan kesehatan mulut yang buruk.

Para akademisi mencatat bahwa mereka yang memiliki kesehatan mulut yang buruk lebih cenderung berusia lebih muda, berjenis kelamin perempuan, dan tinggal di daerah miskin.

Rata-rata mereka makan kurang dari dua porsi buah dan sayuran per hari.

(TribunHealth.com/Nur)

Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved