Breaking News:

Lahir dengan Kondisi Rahang Bengkok atau Tidak Selaras Bisa Diatasi dengan Rekonstruksi Rahang?

Sebenarnya rekonstruksi rahang ini adalah pembedahan rahang. Pembedahan ini untuk memperbaiki kecacatan pada wajah akibat bawaan dari lahir.

freepik.com
ilustrasi sebelum dan sesudah rekonstruksi rahang 

TRIBUNHEALTH.COM - Prosedur rekonstruksi rahang tak hanya bisa mengatasi kondisi rahang maju maupun mundur saja.

drg. Andi Tajrin menyampaikan bahwa rekonstruksi rahang juga bisa mengatasi kondisi rahang bengkok atau tidak selaras sejak lahir.

Bengkok sebenarnya harus didefinisikan dengan baik.

Karena kondisi bengkok menurut masyarakat dan menurut medis iagnosisnya harus jelas.

drg. Andi Tajrin juga menyampaikan bahwa beliau memahami pemahaman masyarakat, kondisi bengkok sebagai kelainan.

Kelainan rahang bengkok bisa diatasi dengan prosedur rekonstruksi rahang.

Kondisi rahang yang bengkok bisa disesuaikan kembali.

Misalnya rahang sebelah kanan yang lebih maju dibanding rahang sebelah kiri.

ilustrasi sebelum dan sesudah rekonstruksi rahang
ilustrasi sebelum dan sesudah rekonstruksi rahang (freepik.com)

Baca juga: Seseorang Lahir dengan Bibir Sumbing, Apakah Bisa Diatasi dengan Rekonstruksi Rahang?

Bedah rekonstruksi ini tergolong sangat kompleks, bisa memajukan rahang dan memundurkan rahang.

Untuk mengatasinya bisa dilakukan dengan cara bedah.

Kondisi rahang yang pendek bisa dipanjangkan dengan waktu yang diperhitungkan, bisa membutuhkan 1 sampai 5 tahun.

Misalnya rahang yang sebelumnya memiliki lengkung hanya 20cm, bisa dijadikan 25cm dengan bedah rekonstruksi.

Setelah pasien dilakukan evaluasi, misalnya rahang sebelah kanan harus dikurangi dan rahang sebelah kiri harus dipanjangkan.

drg. Andi Tajrin menyampaikan, rahang yang bisa dipanjangkan akan dipasangkan sekrup atau alat yang dirangsang sehingga rahang tersebut bisa memanjan selama beberapa tahun.

Sebenarnya rekonstruksi rahang ini adalah pembedahan rahang.

Baca juga: Cedera Wajah Akibat Trauma atau Kecelakaan bisa Diatasi dengan Rekonstruksi Rahang?

Dalam istilah ilmiahnya pembedahan rahang maksilofasial untuk memperbaiki kecacatan pada wajah akibat bawaan dari lahir atau cedera pada rahang.

Rekonstruksi rahang juga berfungsi untuk mengembalikan fungsi estetika dari rahang tersebut.

drg. Andi Tajrin menyampaikan bahwa sebenarnya ada yang secara umum sudah baik, tetapi masyarakat mengganggap apabila dilakukan operasi rekonstruksi rahang kemungkinan bisa lebih baik.

Sebenarnya yang diindikasikan untuk bukan rekonstruksi rahang adalah mereka yang mengalami kelainan.

Kelainan diantaranya adalah kelainan pada rahang atas menjadi lebih maju, kelainan rahang bawah lebih maju dibanding orang normal yang lain atau ketidak harmonisan antara rahang atas dan rahang bawah.

Halaman
12
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved