Breaking News:

Haruskah Melakukan Vaksinasi saat Hormon Tiroid Meningkat? Ini Kata Prof. Dr. dr. Hinky

Pandemi yang belum usai mewajibkan masyarakat untuk melakukan vaksinasi. Tujuan dari vaksin ialah melindungi diri dan orang terdekat.

kompas.com
ilustrasi dilakukannya vaksinasi covid-19 

TRIBUNHEALTH.COM - Pandemi yang belum usai mewajibkan masyarakat untuk tertib melakukan vaksinasi.

Meskipun kondisi sudah landai, vaksinasi tetap harus dilakukan.

Tujuan dari vaksinasi ialah mengurangi gejala, bukan berarti bisa terbebas dari paparan Covid-19.

Prof. Dr. dr. Hinky menyampaikan bahwa vaksin diberikan kepada orang sehat.

Apabila seseorang memiliki komorbid hipertiroid bukannya kontra indikasi atau bukan tidak boleh dilakukan vaksinasi.

Tetapi harus dikendalikan terlebih dahulu, setelah komorbid terkendali bisa dilakukan vaksinasi.

Ketika diharuskan untuk vaksinasi, tetapi hormon tiroid tidak normal, apakah yang harus dilakukan?

ilustrasi dilakukannya vaksinasi covid-19
ilustrasi dilakukannya vaksinasi covid-19 (kompas.com)

Baca juga: BPOM Rilis Perpanjangan Batas Kadaluarsa Vaksin Covid-19

Prof. Dr. dr. Hinky menganjurkan, jika kadar tiroid tidak normal saatnya berobat ke dokter yang mendiagnosa dan biasa mengobati.

Dengan demikian, pasien akan memperoleh surat dari dokter yang merawat bahwa saat ini vaksinasi ditunda bukan kontra indikasi dan bukan tidak boleh diberikan.

Surat dari dokter tersebut sebaiknya dibawa ketika ke pos vaksinasi dan tentunya petugas tidak akan melakukan vaksinasi.

Prof. Dr. dr. Hinky juga menyampaikan, barangkali surat tersebut membutuhkan 2 salinan untuk tempat bekerja.

Pasien juga harus membawa surat dari dokter yang menyatakan bahwa, untuk saat ini vaksinasi ditunda terlebih dahulu karena akan mendapatkan pebgobatan dari dokter.

Misalkan saja pasien diberikan obat untuk 1 minggu kemudian dilakukan evaluasi pada hormonnya, atau diberikan obat selama 2 minggu kemudian akan dilakukan evaluasi pada hormon.

Baca juga: Sadari Pentingnya Vaksinasi Covid-19 pada Anak-anak untuk Mengurangi Resiko Menularkan

Bisa saja pasien diberikan obat untuk 1 bulan dan dilakukan evaluasi hormon.

Prof. Dr. dr. Hinky menyampaikan , jika hormon sudah kembali normal, harus segera dilakukan vaksinasi.

Prof. Dr. dr. Hinky juga menyampaikan, apabila pasien sedang mengalami hormon tiroid yang tidak stabil maka hipertiroid perlu dikendalikan terlibih dahulu sebelum dilakukan vaksin.

Hipertiroid yang tidak segera dikendalikan akan membahayakan kesehatan.

Apabila hormon tiroid sudah terkendali, disarankan untuk segera melakukan vaksinasi dengan tujuan melindungi diri sendiri.

Ini disampaikan pada channel YouTube KompasTV bersama Prof. Dr. dr. Hinky Hindra Irawan Satari. Ketia Komnas KIPI.

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved