Breaking News:

dr. Hanifah Oswari Tegaskan Jika Tak Ada Keterkaitan Antara Hepatitis Akut dengan Vaksinasi Covid-19

Menurut Prof. Dr. dr. Hanifah Oswari, Sp. A (K) diduga penularan hepatitis akut melalui saluran cerna dan saluran nafas.

bali.tribunnews.com
Ilustrasi anak yang mengalami hepatitis akut, Prof. Dr. dr. Hanifah Oswari, Sp. A (K) sebut anak bisa kehilangan nyawa jika tak dilakukan transplantasi hati 

TRIBUNHEALTH.COM - Dokter Anak Konsultan Gastrohepatologi, Prof. Dr. dr. Hanifah Oswari, Sp. A (K) mengungkapkan gejala hepatitis akut pada anak.

Menurutnya dimulai dari gejala gejala gastrointestinal terlebih dahulu seperti diare, mual, muntah, sakit perut yang biasanya disertai dengan demam ringan.

Pasalnya gejala ini bisa berlanjut dan mengarah pada gejala hepatitis.

Apabila gejalanya berlanjut lagi, anak akan mengalami gangguan pembekuan darah.

Kemudian anak mengalami penurunan kesadaran yang dapat berlanjut menjadi kematian jika tidak segera dilakukan transplantasi hati.

Prof. Dr. dr. Hanifah Oswari, Sp. A (K) mengatakan jika ada beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan apabila para orang tua ingin menghindarkan anak-anaknya dari hepatitis akut yang berat.

Baca juga: drg. Munawir Sebut Jika Gusi Mengalami Peradangan Maka Perlekatan Gusi Terhadap Tulang Akan Hilang

Ilustrasi hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya, menurut Prof. Dr. dr. Hanifah Oswari, Sp. A (K) diduga beberapa virus berperan
Ilustrasi hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya, menurut Prof. Dr. dr. Hanifah Oswari, Sp. A (K) diduga beberapa virus berperan (kompas.com)

Baca juga: Radang Gusi atau Gingivitis yang Dibiarkan Bisa Menimbulkan Komplikasi ke Arah Periodontitis

Hal ini disampaikan oleh Dokter Anak Konsultan Gastrohepatologi, Prof. Dr. dr. Hanifah Oswari, Sp. A (K) yang dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Kementerian Kesehatan RI edisi 05 Mei 2022.

Meskipun belum diketahui penyebabnya, ada beberapa virus yang diduga berperan.

Beberapa virus tersebut seperti Adenovirus tipe 41, SARS-CoV2 dan virus lainnya.

"Kebanyakan dari virus yang diduga ini, penyebab penularannya melalui saluran cerna dan saluran nafas," terangnya dalam tayangan YouTube Kementerian Kesehatan RI.

2 dari 3 halaman

Oleh karena itu, pencegahan yang bisa dilakukan adalah menjaga jangan sampai anak terinfeksi virus melalui jalan masuknya virus.

Untuk menjaga masuknya virus dari saluran cerna, misalnya kita bisa melakukan tindakan mencuci tangan dengan sabun, terutama pada saat hendak konsumsi makanan atau minuman.

"Hati-hati, jagalah kebersihan dengan cara mencuci tangan dengan sabun dan memastikan makanan atau minuman yang dikonsumsi itu matang dan tidak menggunakan alat-alat makan bersama dengan orang lain serta menghindari kontak anak kita dari orang yang sakit agar anak-anak kita tetap sehat," tuturnya.

Baca juga: Kebiasaan Mengunyah Terus-menerus Membuat Otot Rahang Lebih Besar, Akibatnya Wajah Menjadi Lebar

Ilustrasi hepatitis akut yang menyerang anak-anak, Prof. Dr. dr. Hanifah Oswari, Sp. A (K) paparkan langkah pencegahannya
Ilustrasi hepatitis akut yang menyerang anak-anak, Prof. Dr. dr. Hanifah Oswari, Sp. A (K) paparkan langkah pencegahannya (health.kompas.com)

Baca juga: Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Memicu Terbentuknya Double Chin? Begini Penjelasan dr. Caryn

Untuk menjaga masuknya virus dari saluran nafas, kita bisa menjalankan protokol kesehatan yang umumnya sudah kita kenal untuk pencegahan Covid-19.

Seperti dengan memakai masker, meenjaga jarak, dan lain sebagainya.

Ada beberapa orang yang menghubungkan hepatitis akut dengan vaksinasi Covid-19.

Namun Prof. Dr. dr. Hanifah Oswari, Sp. A (K) menegaskan jika tidak ada hubungan antara penyakit hepatitis akut dengan vaksinasi Covid-19.

"Itu tidak benar, karena kejadian hepatitis akut saat ini tidak ada bukti bahwa itu berhubungan dengan vaksin Covid-19, memang ada berhubungan dengan virusnya, tetapi itu belum diberikan informasi bahwa itu berhubungan secara langsung," lanjutnya.

"Jadi virus-virus yang tadi disebutkan itu diduga karena masih mungkin itu kejadian yang bersamaan tetapi bukan sebagai penyebab langsungnya," tambahnya.

Baca juga: Amankah Konsumsi Suplemen untuk Atasi Rambut Rontok? Begini Ulasan dr. Ammarilis Murastami, Sp.KK

Ilustrasi anak yang mengalami hepatitis akut, menurut Prof. Dr. dr. Hanifah Oswari, Sp. A (K) tak ada keterkaitan antara vaksinasi Covid-19 dengan hepatitis akut
Ilustrasi anak yang mengalami hepatitis akut, menurut Prof. Dr. dr. Hanifah Oswari, Sp. A (K) tak ada keterkaitan antara vaksinasi Covid-19 dengan hepatitis akut (nakita.grid.id)

Baca juga: Jika Alami Periodontitis Harus Sering Cek ke Dokter, drg. Arifah Hariadi Ungkap Alasannya

Penjelasan Dokter Anak Konsultan Gastrohepatologi, Prof. Dr. dr. Hanifah Oswari, Sp. A (K) dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Kementerian Kesehatan RI edisi 05 Mei 2022.

3 dari 3 halaman

(Tribunhealth.com/DN)

Baca berita lain tentang kesehatan di sini.

Selanjutnya
Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved