Breaking News:

Sentra Vaksinasi Serviam Ditutup, Menkes Beri Apresiasi 3 Penghargaan, Termasuk untuk Nakes

Setelah memberikan pelayanan bagi masyarakat umum selama kurang lebih satu tahun, SVS Kampus Santa Ursula Jakarta resmi ditutup

Pexels.com
Ilustrasi vaksinasi Covid-19 

TRIBUNHEALTH.COM - Setelah memberikan pelayanan vaksinasi COVID-19 bagi masyarakat umum selama kurang lebih satu tahun, Sentra Vaksinasi Serviam (SVS) Kampus Santa Ursula Jakarta resmi ditutup per tanggal 19 Maret 2022.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang hadir meninjau pelaksanaan SVS di hari terakhir operasional, memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya sekaligus ucapan terima kasih kepada seluruh insan SVS yang telah berkomitmen penuh dalam membantu pemerintah mempercepat vaksinasi COVID-19.

Baca juga: Prof. Hinky: Seseorang yang Memiliki Komorbid Disarankan Konsultasi dengan Dokter Sebelum Vaksinasi

"Saya ucapkan terima kasih atas inisiatif mandiri dari masyarakat seperti Serviam."

"Karena terus terang kita bisa mencapai 364 juta suntikan 194 juta orang, itu tidak mungkin terjadi kalau semua komponen bangsa tidak mengeluarkan modal sosial yang mereka miliki."

"Ini bisa terjadi karena ini dilakukan sudah sebagai gerakan, dimana masing-masing komponen bangsa melakukan atas idenya sendiri," kata Menkes dilansir Tribunhealth.com dari situs resmi sehatnegeriku.kemkes.go.id.

Ilustrasi pemberian vaksin Covid-19
Ilustrasi pemberian vaksin Covid-19 (jatim.tribunnews.com)

Menurut Menkes, kehadiran SVS merupakan wujud kolaborasi yang apik antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan Serviam.

Sinergi antara ketiganya merupakan modal sosial yang sangat penting untuk mempercepat cakupan vaksinasi COVID-19.

Baca juga: Tak Perlu Khawatir Vaksin Palsu, Dokter Tegaskan Keamanan Vaksin yang Akan Digunakan

Karena pada pelaksanaanya pemerintah tidak bekerja sendiri.

Melainkan membutuhkan bantuan dan dukungan dari seluruh pihak termasuk swasta dalam membantu percepatan vaksinasi COVID-19.

Oleh karena itu, vaksinasi COVID-19 hadir bukan sebagai program, namun wujud gerakan bersama yang tidak hanya dikerjakan pemerintah.

Ilustrasi Vaksinasi Covid-19 pada lansia
Ilustrasi Vaksinasi Covid-19 pada lansia (Freepik.com)
2 dari 4 halaman

Tetapi bersama-sama dengan seluruh stakeholder terkait supaya semakin banyak masyarakat yang kesulitan mengakses layanan vaksinasi bisa segera divaksin.

Ketua Sentra Vaksinasi Serviam, Angela Meilany Basieroen menjelaskan SVS merupakan sentra vaksinasi yang digagas oleh alumni 3 sekolah. Yakni:

Baca juga: Endemi Bukan Berarti Tidak Ada Kasus, Jubir Vaksin Ungkap Sejumlah Indikator yang Harus Dipenuhi

- Sekolah Santa Maria

- Sekolah Santa Ursula Jakarta

- dan Sekolah Santa Theresia

Ilustrasi vaksinasi Covid-19
Ilustrasi vaksinasi Covid-19 (Freepik.com)

- serta didukung oleh para alumni Sekolah Santa Ursula BSD dan Ikatan Alumni Serviam Indonesia (IASI).

Dalam perjalanannya, SVS telah diperpanjang sebanyak 3 kali.

SVS pertama beroperasi pada 20 Maret-Juni 2021, SVS kedua mulai 11 Juni-3 Juli 2021, SVS ketiga beroperasi mulai 26 Juli-23 Desember 2021, dan SVS kelima mulai 24 Desember-19 Maret 2022.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Masih Sangat Efektif untuk Seluruh Varian Omicron Baik BA.1, BA.2, Maupun BA.3

Selain perpanjangan layanan vaksinasi, SVS juga memperluas layanan dengan menerapkan sistem jemput bola melalui penyediaan mobil vaksinasi keliling.

Pengadaan mobil keliling ini untuk mendekatkan layanan vaksinasi kepada masyarakat.

Ilustrasi beberapa jenis vaksin
Ilustrasi beberapa jenis vaksin (nasional.kompas.com)
3 dari 4 halaman

Terutama bagi sasaran di wilayah padat penduduk, terpencil maupun yang jauh dari sentra vaksiasi.

Kendati operasional SVS Kampus Santa Ursula Jakarta telah ditutup, Angela menyebutkan SVS tetap akan memberikan pelayanan vaksinasi COVID-19 baik primer maupun booster di sejumlah daerah terutama di NTT mulai April mendatang.

Baca juga: Hanya Tutupi Hidung, Apakah Masker Kosk Bisa Tangkal Virus Corona? Simak Penjelasan Ahli Berikut

"Per tanggal 3 Agustus 2021, SVS secara resmi menambah layanan vaksinasi dengan mobil vaksi keliling yang saat ini sedang berada di Sampit."

"Nanti bulan April, memiliki tugas di NTT. Untuk itu, kami belum menutup SVS ini karena kami masih memiliki janji untuk Sampit, NTT dan Paroki Cilangkap," terangnya.

Ilustrasi vaksin covid pada seseorang yang memiliki komorbid
Ilustrasi vaksin Covid-19 (freepik.com)

Selama satu tahun gerakan vaksinasi berjalan, Sentra Vaksinasi Serviam telah memberikan vaksinasi kepada lebih dari 466.948 akseptor.

Tersebar di 9 SVS, di antaranya:

- SVS Kampus Santa Ursula Jakarta

- SVS keliling di wilayah DKI Jakarta

- SVS Tangerang Selatan (BSD)

Baca juga: Stres selama Pandemi Berdampak Buruk pada Pengelihatan, Berikut Tips Agar Kesehatan Mata Terjaga

- SVS keliling di wilayah Klaten dan Wonogiri

4 dari 4 halaman

- SVS keliling di wilayah Magelang

- SVS keliling di wilayah Kota Banaran, Semarang

Ilustrasi vaksin covid-19
Ilustrasi vaksin covid-19 (pixabay.com)

- SVS keliling di wilayah Yogyakarta

- SVS keliling di wilayah Kota Sampit dan Kab Kotawaringin Timur

- dan SVS keliling di Kota Larantuka.

Sejalan dengan semangat Serviam, Angela berharap semangat pengabdian ini bisa terus berlanjut dan kedepan bisa terus membantu bangsa dan negara mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya.

Baca juga: 2 Tahun Penanganan Pandemi, Jubir Vaksin Tekankan Kolaborasi dan Penguatan Layanan Kesehatan

"Kita terus lakukan ini sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam mempercepat pemberian vaksinasi COVID-19."

"Kegiatan ini juga selaras dengan semboyan Serviam yang artinya "Saya Mengabdi"."

"Semangat Serviam ini telah memupuk rasa peduli kami semua kepada sesama," pungkasnya.

Baca juga: Endemi Bukan Berarti Tidak Ada Kasus, Jubir Vaksin Ungkap Sejumlah Indikator yang Harus Dipenuhi

Sebagai bentuk apresiasi kepada seluruh insan Serviam atas dharma baktinya kepada bangsa dan negara, Menteri Kesehatan menyerahkan 3 piagam penghargaan kepada Serviam .

Termasuk kepada seluruh tenaga kesehatan yang ikut terlibat dalam membantu percepatan vaksinasi COVID-19.

(TRIBUNHEALTH.COM)

Selanjutnya
Penulis: Ranum Kumala Dewi
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved