Breaking News:

Apakah Perbedaan Clean Aligner dan Kawat Gigi? Berikut Penjelasan drg. Farra Nadiya

Permasalahan susunan gigi tidak rata membuat seseorang merasa tidak percaya diri. Merapikan gigi bisa dilakukan dengan kawat gigi atau clean aligner.

nova.grid.id
ilustrasi perbedaan kawat gigi dan clean aligner 

TRIBUNHEALTH.COM - Gigi yang rapi merupakan dambaan sebagian besar orang.

Susunan gigi yang rapi dapat meningkatkan rasa percaya diri.

Clean aligner adalah salah satu teknologi baru, yaitu cara merapikan gigi tanpa menggunakan behel atau kawat gigi.

Berasal dari nama "Clean Aligner", yaitu clear adalah berbentuk bening transparan, praktis dan lebih nyaman digunakan untuk meratakan struktur gigi dan sesui dengan kondisi pasien.

Perbedaan clean aligner dan behel gigi berdasarkan bentuk dan cara pemasangan yang berbeda.

Bentuk dari behel gigi memiliki braces kecil-kecil dan disambung dengan kawat, sedangkan clean aligner bisa langsung digunakan.

ilustrasi perbedaan kawat gigi dan clean aligner
ilustrasi perbedaan kawat gigi dan clean aligner (nova.grid.id)

Baca juga: Sebelum Melakukan Treatment Tanam Benang dan Tarik Benang, Simak Pesan dari dr. Carryn Miranda

Dilihat dari bentuk antara behel gigi dan aligner sangat berbeda, maka cara pemasangannya pun tentu berbeda.

Aligner terlihat lebih praktis dan tidak menimbulkan rasa sakit pada pasien, saat digunakan untuk meratakan gigi tidak akan membuat pasien merasakan sakit walaupun sebenarnya semua tindakan yang dilakukan oleh dokter membuat pasien merasakan tidak nyaman.

Meskipun tindakan yang dilakukan oleh dokter terasa tidak nyaman, aligner dikatakan lebih lumayan membuat pasien merasa nyaman dibanding dengan pemasangan behel.

Aligner juga dikatakan praktis, karena mudahnya pasien melakukan lepas pasang saat hendak mengonsumsi makanan dan juga menggosok gigi.

Baca juga: dr. Ni Wayan Beberkan Jenis-jenis Perawatan untuk Mengatasi Rambut Rontok

dr. Farra menyampaikan bahwa pada penggunaan behel seringkali ditemui oral hygiene pasien menjadi buruk karena sela-sela dibehel sulit dibersihkan.

Tak hanya sela-sela behel yang susah dibersihkan, terkadang pasien malas kontrol ke dokter gigi dan tidak rutin mengganti karet maka oral hygiene menjadi buruk.

Setelah berkonsultasi dengan dokter gigi, pasien akan diberitahukan target waktu pemasangan aligner.

Pemasangan aligner untuk kasus-kasus yang sederhana lebih cepat dikerjakan.

Waktu yang dibutuhkan sekitar 3-6 bulan tergantung kondisi gigi pasien.

Jika disimpulkan, memang lebih mudah menggunakan clean aligner daripada behel gigi.

Baca juga: Berapa Kali Perawatan Saluran Akar Harus Dilakukan? Berikut Penjelasan drg. Ummi

Setelah pemasangan kawat gigi seringkali emmbuat pasien merasa tidak nyaman karena masih dalam tahap penyesuaian.

dr. Farra mengatakan bahwa pada penggunaan kawat gigi saat mengonsumsi makanan, maka sisa makanan tersebut akan menyangkut pada kawat

Pengguna kawat gigi juga tidak diperbolehkan mengonsumsi makanan yang terlalu lengket diakrenakan akan menyangkut pada kawat dan sangat sulit dibersihkan.

Sedangkan pemakaian aligner hanya melepas aligner saja saat hendak mengonsumsi makanan dan bisa diunakan kembali setelah selesai makan.

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribun Health bersama dengan drg. Farra Nadiya. Seorang dokter gigi Lumina Aesthetic Clinic Bali. Kamis (9/9/2021)

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved