Breaking News:

Sebuah Penelitian Kaitkan Minuman Manis dengan Risiko Kanker

Minuman manis sendiri memang dikenal berbahaya jika dikonsumsi berlebih, berisiko kanker?

Freepik.com
Ilustrasi - Minuman manis 

TRIBUNHEALTH.COM - Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam British Medical Journal (BMJ), menyelidiki kaitan konsumsi minuman manis dan risiko kanker.

Minuman manis dalam penelitian tersebut didefinisikan sebagai minuman yang mengandung lebih dari lima persen gula.

Jus buah yang tidak mengandung gula tambahan juga digolongkan dalam kategori tersebut.

Penelitian ini bertujuan untuk menilai hubungan antara konsumsi minuman manis, termasuk minuman manis dengan gula, jus buah 100 persen, minuman manis buatan, dengan risiko kanker.

Baca juga: Selain Konsumsi Minuman Manis, Junk Food dan Makanan Berpengawet Memicu Terjadinya Kencing Manis

Baca juga: Jarang Menyikat Gigi, Mengonsumsi Makanan Manis dan Asam Beresiko Tinggi Mengalami Gingivitis

ilustrasi makanan dan minuman manis
ilustrasi makanan dan minuman manis (wartakota.tribunnews.com)

Studi tersebut menemukan bahwa konsumsi minuman manis secara signifikan terkait dengan risiko kanker secara keseluruhan dan kanker payudara, dilansir TribunHealth.com dari Express.co.uk, Jumat (31/12/2021).

"Dalam studi prospektif besar ini, konsumsi minuman manis secara positif dikaitkan dengan risiko kanker secara keseluruhan dan kanker payudara," catat penelitian tersebut.

“Jus buah 100 persen juga berhubungan positif dengan risiko kanker secara keseluruhan."

"Hasil ini menunjukkan bahwa minuman manis, yang banyak dikonsumsi di negara-negara Barat, mungkin mewakili faktor risiko yang dapat dimodifikasi untuk pencegahan kanker."

Baca juga: Hindari Makanan Tinggi Gula dan Glukosa untuk Mencegah Kencing Manis

Baca juga: drg. Tri Setyawati: Kebiasaan Konsumsi Makanan Manis dan Tak Ada Jeda Memicu Terbentuknya Plak Gigi

Ilustrasi minuman manis dalam kondisi hangat
Ilustrasi minuman manis dalam kondisi hangat (solo.tribunnews.com)

Sejumlah temuan dapat mendukung rekomendasi yang ada untuk membatasi konsumsi minuman manis, serta tindakan kebijakan seperti pembatasan perpajakan dan pemasaran yang menargetkan minuman manis.

Seorang juru bicara American Beverage Association (ABA) mengatakan kepada CNBC melalui email bahwa perusahaan minuman terkemuka bekerja sama untuk membantu konsumen mengurangi konsumsi gula mereka.

“Penting bagi masyarakat untuk mengetahui bahwa semua minuman, baik dengan gula atau tanpa gula, aman dikonsumsi sebagai bagian dari diet seimbang,” katanya.

Baca berita lain tentang kesehatan umum di sini.

(TribunHealth.com/Nur)

Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved