Breaking News:

Berikut Ini Tips Diet Sehat dan Seimbang untuk Mengontrol Tekanan Darah Tinggi

Salah satu cara yang biasa dilakukan untuk mengontrol tekanan darah adalah dengan mengubah gaya hidup

Pixabay
Ilustrasi sayuran hijau untuk turunkan tekanan darah 

TRIBUNHEALTH.COM - Bagi yang ingin mengurangi atau mencegah tekanan darah tinggi, diet seimbang adalah kuncinya.

"Setiap orang harus menjalani diet seimbang dan menghindari diet ketat karena ini tidak akan memberikan keseimbangan nutrisi yang Anda butuhkan," kata British Heart Foundation (BHF) dilansir TribunHealth.com dari Express.co.uk, Jumat (31/12/2021).

Berikut ini adalah beberapa makanan yang bisa dikonsumsi untuk mengontrol tekanan darah tinggi.

Lebih banyak buah dan sayuran

Diet seimbang harus mencakup setidaknya lima porsi buah dan sayuran sehari.

Baca juga: Sederet Sayur Ini Bisa Bantu Turunkan Tekanan Darah, Cocok untuk Penderita Hipertensi

Baca juga: Tingkatkan Kekebalan Tubuh Tak Cukup Konsumsi Buah dan Sayur, Perlu Diimbangi Olahraga

ilustrasi sayur dan buah
ilustrasi sayur dan buah (pixabay.com)

BHF menyarankan untuk memvariasikan jenis buah dan sayuran yang dimakan, apakah itu segar, beku, kering, atau kalengan.

  • Satu porsi kira-kira segenggam (80g), misalnya:
  • Satu buah berukuran sedang, misalnya satu buah apel, jeruk, pir atau pisang
  • Dua buah yang lebih kecil, misalnya, plum, aprikot, dan satsuma
  • Satu potong buah besar, seperti melon, nanas atau mangga
  • Tujuh hingga delapan stroberi
  • Dua hingga tiga sendok makan beri atau anggur
  • Semangkuk kecil salad
  • Tiga sendok makan sayuran
  • Tiga sendok makan kacang-kacangan seperti buncis, lentil atau kacang-kacangan
  • Satu buah berukuran sedang, misalnya satu buah apel, jeruk, pir atau pisang
    segelas (150ml) jus buah atau sayuran
  • Satu sendok makan buah kering

Alasan buah dan sayuran sangat bagus untuk menurunkan tekanan darah adalah karena jumlah potasium dan vitamin serta mineral lain yang dikandungnya.

"Ditambah lagi, mereka rendah kalori dan tinggi serat yang membantu pencernaan dan kesehatan jantung," tambah Blood Pressure UK.

Pilih lemak yang tepat

ilustrasi kacang-kacangan dan biji-bijian
ilustrasi kacang-kacangan dan biji-bijian (jakarta.tribunnews.com)

Baca juga: Berbagai Makanan yang Bisa Bantu Atasi Sembelit, Termasuk Kacang-kacangan dan Makanan Berserat

Baca juga: Munculnya Jerawat Tak Berhubungan dengan Alergi Kacang, dr. Lusiyanti: 2 Patogenesis yang Berbeda

Untuk membantu menjaga kesehatan jantung, penting untuk memilih jenis lemak yang tepat.

Jika tekanan darah dan kolesterol darah meningkat karena makan terlalu banyak lemak, seseorang berisiko lebih tinggi terkena penyakit jantung dan stroke.

“Terlalu banyak lemak jenuh dapat meningkatkan jumlah kolesterol dalam darah, yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung koroner," kata BHF.

“Lemak tak jenuh, yang bisa berupa lemak tak jenuh tunggal (misalnya minyak zaitun, minyak lobak, almond, kacang mete tawar dan alpukat) atau lemak tak jenuh ganda (termasuk minyak bunga matahari dan minyak sayur, kenari, biji bunga matahari, dan ikan berminyak) adalah pilihan yang lebih sehat."

“Jenis lemak lain, yang dikenal sebagai lemak trans, juga dapat meningkatkan jumlah kolesterol dalam darah.”

BHF menyarankan:

  • Ganti lemak jenuh dengan sedikit lemak mono dan lemak tak jenuh ganda
  • Kurangi makanan yang mengandung lemak trans
  • Penting juga untuk diingat bahwa semua lemak dan minyak mengandung kalori tinggi, jadi bahkan lemak tak jenuh hanya boleh digunakan dalam jumlah kecil.

Kurangi garam

Ilustrasi Garam
Ilustrasi Garam (pixabay.com)

Baca juga: R. Radyan Yaminar, S.Gz Beberkan Pentingnya Membatasi Asupan Gula, Garam, dan Lemak

Baca juga: Meski Hanya Sedikit, Kurangi Konsumsi Garam Bisa Berdampak Positif terhadap Kesehatan Jantung

Garam sering kali tersembunyi dalam makanan yang dibeli, jadi mungkin sulit untuk mengetahui seberapa banyak yang telah diakan atau bagaimana cara menguranginya.

BHF mengatakan, "Makan terlalu banyak garam dapat meningkatkan risiko terkena tekanan darah tinggi, dan memiliki tekanan darah tinggi meningkatkan risiko penyakit jantung koroner."

Makan terlalu banyak garam juga dapat menyebabkan stroke, penyakit ginjal dan beberapa jenis demensia.

Usahakan mengonsumsi garam kurang dari enam gram sehari.

Halaman
12
Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved