Breaking News:

Pandemi di Indonesia Masih Sangat Dinamis, Jubir Kemkes Imbau Masyarakat Tetap Waspada

Berikut ini simak informasi dari Jubir Kemkes mengenai imbauan waspada terhadap peningkatan kasus Covid-19

Pexels
Penggunaan masker di era pandemi Covid-19-simak informasi dari Jubir Kemkes mengenai imbauan waspada terhadap peningkatan kasus Covid-19. 

TRIBUNHEALTH.COM - Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmidzi, M.Epid mengatakan situasi transmisi dan kapasitas respon secara nasional di Indonesia.

Indonesia masuk dalam kategori transmisi komunitas level 1 dengan kapasitas respon sedang dan vaksinasi sedang.

Walau demikian, kondisi ini masih dianggap sangat dinamis.

Baca juga: Jubir Covid-19 Ungkap Langkah Antisipasi Indonesia dalam Mencegah Masuknya Varian Omicron

Sehingga perlu dibutuhkan monitoring secara terus-menerus.

Selain itu juga penting menerapkan kebijakan yang sesuai dengan tingkat situasi.

Ilustrasi melawan Covid-19
Ilustrasi melawan Covid-19 (Freepik.com)

"Apalagi dengan situasi saat ini dimana mobilitas dan interaksi antar orang semakin tinggi dan munculnya varian-varian baru."

"Yang dapat sewaktu-waktu memunculkan gelombang baru di kemudian hari," ujar dr. Nadia dilansir Tribunhealth.com dari situs resmi sehatnegeriku.kemkes.go.id.

Baca juga: Pencipta Vaksin AstraZeneca Ingatkan Pandemi Berikutnya Lebih Menular dan Mematikan dari Covid-19

Nadia mengingatkan masyarakat agar tetap waspada mengingat situasi global saat ini.

Berbagai upaya yang harus dilakukan yaitu:

1. Menerapkan protokol kesehatan meskipun sudah divaksinasi

protokol kesehatan social distancing.
protokol kesehatan social distancing. (Freepik.com)

2. Upaya penemuan kasus yang dilanjutkan dengan pemeriksaan jenis varian

3. Memperkuat pelacakan kontak dan investigasi kasus-kasus yang berkelompok (atau klaster)

4. dan meningkatkan serta percepatan cakupan vaksinasi.

Baca juga: Tak Cukup 3, Bos Pfizer Sebut Kemungkinan Perlu 4 Dosis Vaksin untuk Ciptakan Kekebalan dari Omicron

Lebih lanjut, ia pun berharap seluruh masyarakat waspada jika ada peningkatkan kasus yang tidak biasa.

Karena bisa jadi pertanda munculnya risiko dari varian baru Covid-19.

"Selalu waspada, jika ada peningkatan kasus yang tidak biasa, atau kluster-kluster besar, atau peningkatan kasus pada orang yang telah divaksinasi atau peningkatan keparahan pada pasien Covid-19."

"Dapat menjadi penanda awal adanya risiko varian-varian baru virus Covid-19," ucapnya.

ilustrasi mutasi virus covid-19
ilustrasi mutasi virus covid-19 (kompas.com)

Khusus untuk vaksinasi, Nadia mengatakan, saat ini laju penyuntikan vaksinasi harian harus ditingkatkan.

Mengingat hari efektif pelayanan vaksinasi di bulan desember lebih sedikit.

Sehingga target capaian vaksinasi dosis 1 pada akhir tahun sebesar 80% dosis 1 dan dosis lengkap sebanyak 60% dapat tercapai.

Baca juga: Tak Ada Satu pun Negara yang Siap Hadapi Pandemi Berikutnya, Kegagalan AS Hadapi Covid Jadi Contoh

(Tribunhealth.com/Ranum Kumala Dewi)

Penulis: Ranum Kumala Dewi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved