Breaking News:

Selain Menekan Kasus COVID-19, Disiplin Protokol Kesehatan Juga Berikan Dampak Positif

Menurut dr. Reisa Broto Asmoro dengan kesadaran diri, banyak dampak sampingan yang positif dari disiplin protokol kesehatan.

Freepik.com
Ilustrasi patuhi protokol kesehatan, dr. Reisa Broto Asmoro sebut dampat positif yang terjadi 

TRIBUNHEALTH.COM - Menurut Kementerian Kesehatan RI lebih dari 80 juta orang Indonesia sudah melakukan vaksinasi lengkap.

Hampir 50 juta orang lainnya sudah mendapatkan dosis pertama.

Menurut Satgas penanganan COVID-19 lebih dari 90% orang Indonesia masih taat dalam memakai masker.

Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru, dr. Reisa Broto Asmoro yang dilansir Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Sekretariat Presiden edisi 10 November 2021.

Baca juga: Apakah Pengguna Gigi Palsu Diperbolehkan Menggunakan Invisalign? Simak Tanggapan drg. Muhammad Ikbal

Ini merupakan kedisiplinan bersama yang ditunjukkan di tempat umum serta sikap tidak lengah dalam mengantisipasi ancaman gelombang ketiga dengan tetap disiplin protokol kesehatan.

Ilustrasi pentingnya memahami penerapan protokol kesehatan
Ilustrasi pentingnya memahami penerapan protokol kesehatan (Tribunnews.com)

Dengan kesadaran diri, banyak dampak sampingan yang positif dari disiplin protokol kesehatan.

Memakai masker berdaya saring tinggi dan menjaga jarak dapat menurunkan kejadian influenza musiman di Amerika Serikat.

Selain itu, juga terjadi penurunan di beberapa negara lainnya.

dr. Reisa menyebutkan jika memakai masker menurunkan kasus ISPA atau infeksi saluran pernafasan akut di tahun 2021.

Baca juga: Begini Penyebab Kram Perut saat Menstruasi, Simak Penjelasan dr. Henry Jerikho Maruli, Sp.OG

Kebiasaan mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir juga membantu seseorang untuk mengurangi masuknya kuman ke dalam tubuh.

Berita dari Kabupaten Agam di Sumatera Barat mengabarkan bahwa kasus diare di daerah tersebut berkurang berkat kebiasaan mencuci tangan.

Meskipun belum ada penelitian yang menyeluruh atau komprehensif, inisiatif jaga jarak juga diyakini dapat membuat kita terhindar dari berbagai penyakit menular lainnya seperti batuk pilek hingga TBC.

Ilustrasi protokol kesehatan dengan menjaga jarak dan memakai masker
Ilustrasi protokol kesehatan dengan menjaga jarak dan memakai masker (Pixabay)

Pengurangan mobilitas sampai 30% di bawah rata-rata juga membantu mengurangi polusi dan meningkatkan kualitas udara.

Dampak yang tidak kuantitatif bisa dinikmati dari menjauhi kerumunan.

Tingkat stres menjadi berkurang, tingkat kesehatan mental atau jiwa menjadi lebih baik dan tenang.

Baca juga: Henti Jantung Bisa Dialami Siapa Saja, dr. Siswo Putranto Santoso Jelaskan Perlu CPR dalam 3-4 Menit

Sehingga privasi seseorang menjadi lebih terlindungi.

Kebiasaan ini menjadi salah satu upaya untuk memastikan keluarga dan lingkungan rumah aman dari COVID-19.

Penjelasan Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru, dr. Reisa Broto Asmoro dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Sekretariat Presiden edisi 10 November 2021.

(Tribunhealth.com/Dhiyanti)

Baca berita lain tentang kesehatan di sini.

Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved