Breaking News:

dr. Siti Nadia Tarmizi Sebut Varian Delta Menjadi Varian Paling Dominan di Tingkat Global

Menurut dr. Siti Nadia Tarmizi M.Epid pemerintah berupaya menekan pertambahan kasus COVID-19 dengan penurunan kasus yang konsisten.

megapolitan.kompas.com
Ilustrasi virus corona varian delta, dr. Siti Nadia Tarmizi M.Epid sebut varian delta meningkat di tingkat global 

TRIBUNHEALTH.COM - Saat ini dan ke depan pemerintah terus melakukan evaluasi penerapan PPKM di berbagai daerah di Indonesia.

Pemerintah berupaya menekan pertambahan kasus COVID-19 dengan penurunan kasus yang konsisten.

Diharapkan kita semua bisa berkontribusi dalam penanganan COVID-19.

Baca juga: Selain Menekan Kasus COVID-19, Disiplin Protokol Kesehatan Juga Berikan Dampak Positif

Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan RI, dr. Siti Nadia Tarmizi M.Epid yang dilansir Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Sekretariat Presiden edisi 10 November 2021.

Apapun posisinya, kita harus mampu mengedukasi, mengubah perilaku, dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan serta perluasan vaksinasi COVID-19.

Ilustrasi mematuhi protokol kesehatan
Ilustrasi mematuhi protokol kesehatan (Tribunnews.com)

dr. Siti Nadia Tarmizi M.Epid sebut peningkatan kasus di tingkat global terus berlanjut.

Terjadi kenaikan sebesar 1% dibandingkan minggu sebelumnya dengan regional Eropa yang menjadi penyumbang terbanyak kasus baru minggu lalu.

Total kasus saat ini sudah mencapai lebih dari 249 juta dengan kematian lebih dari 5 juta.

Dapat dilihat negara-negara di Eropa yang sudah memiliki cakupan vaksinasi yang lengkap, namun saat ini mengalami peningkatan kasus.

Baca juga: dr. Rimawati Tedjasukmana Tegaskan Tidur Suatu Kebutuhan yang Sangat Penting, Ketahui Fungsinya

Artinya kita belum cukup hanya vaksinasi saja.

Akan tetapi kepatuhan terhadap protokol kesehatan juga sangat penting.

Saat ini varian delta menjadi varian yang paling dominan dengan laporan 99,6% dalam 60 hari terakhir di tingkat global.

Secara umum penurunan di tingkat nasional maupun provinsi sebesar 12% secara nasional dengan total kasus mingguan adalah 3807 kasus.

Ilustrasi virus corona varian delta AY.4.2
Ilustrasi virus corona varian delta AY.4.2 (kompas.com)

Serta terjadi penurunan kematian sebesar 30% dibanding minggu sebelumnya.

Testing rate dan positivity rate juga dapat dipertahankan di level yang sesuai dengan rekomendasi dari WHO.

Situasi di rumah sakit juga dapat dipertahankan dimana tempat perawatan BOR ICU dalam keadaan kurang dari 20%.

Baca juga: Apakah Pengguna Gigi Palsu Diperbolehkan Menggunakan Invisalign? Simak Tanggapan drg. Muhammad Ikbal

Pemerintah berharap kondisi ini dapat dipertahankan terutama dalam beberapa hari kedepan akan menghadapi libur panjang natal dan tahun baru.

Pemerintah mengharapkan kerjasama dari berbagai pihak untuk tetap memperkuat upaya testing, lacak, dan isolasi serta kepatuhan terhadap protokol kesehatan.

Penjelasan Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan RI, dr. Siti Nadia Tarmizi M.Epid dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Sekretariat Presiden edisi 10 November 2021.

(Tribunhealth.com/Dhiyanti)

Baca berita lain tentang kesehatan di sini.

Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved