Breaking News:

Gejala dan Penyebab Kanker Penis, Termasuk Masalah Kesehatan yang Langka

Sebagian besar kanker penis mempengaruhi kulit penutup penis atau ujung kelenjar penis

tribunnews.com
ilustrasi gangguan kanker penis pada pria 

TRIBUNHEALTH.COM - Kanker penis merupakan kondisi langka yang menyerang kulit penis dan kulup.

Jika bisa dideteksi lebih awal, perawatan kanker penis bisa dilakukan dengan krim dan laser, sebagaimana dilansir TribunHealth.com dari laman resmi NHS, Selasa (12/10/2021).

Jika tak diketahui di tahap awal, perawatan yang memungkinkan adalah pembedahan.

Sebagian besar kanker penis mempengaruhi kulit yang menutupi penis (kulup), atau kepala atau ujung (kelenjar) penis.

Baca juga: Di Era Modern Banyak Pria yang Mengalami Mikropenis, dr. Binsar Martin Sinaga Jelaskan Penyebabnya

Baca juga: dr. Vivi Indrayanti Jelaskan Macam-macam Perawatan yang Bisa Dilakukan oleh Pria, Simak Ulasannya

ilustrasi kanker penis pada pria
ilustrasi kanker penis pada pria (kompas.com)

Beberapa gejala umum yang biasa terjadi antara lain sebagai berikut.

  • Pertumbuhan atau luka yang tidak sembuh dalam 4 minggu
  • Ruam
  • Pendarahan dari penis atau di bawah kulup
  • Keputihan yang berbau
  • Penebalan kulit penis atau kulup yang membuat sulit untuk menarik kembali kulup (phimosis)
  • Perubahan warna kulit penis atau kulup.

Gejala lain dari kanker penis meliputi:

  • Benjolan di selangkangan
  • Merasa lelah
  • Berat badan tanpa disengaja.

Penyebab

ilustrasi pria yang mengalami kanker penis
ilustrasi pria yang mengalami kanker penis (kompas.com)

Baca juga: Radioterapi Bisa Digunakan untuk Kanker Payudara pada Pria, Simak Prosedur dan Efek Sampingnya

Baca juga: Bahaya Rokok terhadap Kualitas Kesuburan Pria, Simak Penjelasan dr. Rahmawati Thamrin, Sp.And

Kira-kira setengah dari semua kanker penis disebabkan oleh jenis virus tertentu yang disebut human papillomavirus (HPV).

Ada berbagai jenis HPV dan beberapa mempengaruhi area genital.

Seseoran bisa mendapatkan HPV dari:

  • Kontak kulit-ke-kulit di area genital
  • Seks vaginal, anal atau oral
  • Berbagi mainan seks

Kebanyakan orang yang terkena HPV tidak akan berkembang menjadi kanker penis.

Siapa pun bisa terkena kanker penis, tetapi peluang lebih tinggi jika:

  • Lebih dari 50
  • Merokok
  • Phimosis
  • Memiliki atau menjalani pengobatan untuk psoriasis dengan obat-obatan yang disebut psoralen dan sumber cahaya ultraviolet (UVA) (disebut pengobatan PUVA)
  • Memiliki sistem kekebalan yang lemah karena kondisi seperti HIV.

Baca berita lain tentang konsultasi dengan dokter di sini.

(TribunHealth.com/Nur)

Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved