Breaking News:

Warna Gusi Kebiruan atau Lebih Gelap Menandakan Indikasi Tertentu? Berikut Ulasan drg. Anastasia

Pada beberapa kasus, pada mereka yang kebetulan memiliki bad habbit atau kebiasaan buruk merokok, pada gusinya akan muncul warna gelap.

freepik.com
ilustrasi warna gusi yang gelap 

TRIBUNHEALTH.COM - Perubahan warna baik berupa mejadi lebih gelap ataupun lebih pucat bisa mengindikasikan terjadinya sesuatu.

Baik berupa sesuatu yang sifatnya general (penyakit umum), atau bahkan anomali kekurangan tertentu.

Misalkan pada mereka yang sedang mengalami anemia, warna gusinya menjadi lebih pucat.

Pada kasus-kasus yang menjadi lebih gelap, lebih gelapnya apakah menjadi memerah, gelap, kebiruan, atau menjadi kehitaman.

Perlu mengetahui lebih dulu warnanya gusi, dan harus diperiksa oleh dokter perihal anomali yang akan menjadi dasar etiologis kejadian perubahan warna terkait.

ilustrasi warna gusi yang gelap
ilustrasi warna gusi yang gelap (freepik.com)

Baca juga: dr. Adniana Nareswari Ungkap Makanan Indeks Glikemik yang Tinggi Dapat Memicu Munculnya Jerawat

drg. Anastasia engatakan bahwa pada beberapa kasus, warna gusi bukan hanya sebatas memudar karena kekurangan substansi tertentu pada tubuh, tetapi juga karena telah berkembang sesuatu pada gingiva.

Misal pada pertumbuhan jamur tertentu, penyakit-penyakit tertentu bisa memunculkan warna gusi yang lebih pucat atau sedikit bercak putih, termasuk pada warna yang lebih gelap.

Pada warna gusi yang lebih gelap bisa terjadi karena bad habbit atau kebiasaan buruk seperti merokok.

Penyebab lain misalnya kejadian anomali peradangan atau infeksi yang dipicu oleh kejadian peradangan gusi akibat keberadaan karang gigi.

Baca juga: Telur Punya Kandungan B4 yang Baik untuk Kesehatan, dr. Tan Shot Yen: Dibutuhkan oleh Otot dan Otak

Selain itu, warna pucat pada gusi bisa dikarenakan kondisi kesehatan gusi mengalami gangguan.

Seperti contoh, terjadinya porses karies yang sudah mencapai area Profunda, hingga mencapai area persyarafan jaringan pulpa, bahkan sampai memicu kejadian infeksi lanjut.

Pada proses kejadian infeksi lanjut, mengimbas pada kondisi kesehatann jaringan pendukung dan tampak secara fisik pada gusinya.

Misalkan pada gusi tersebut terdapat abses atau gusi membengkak, permukaan gusi tidak lagi seperti kulit jeruk, adanya polip.

Termasuk pada seseorang yang mengalami anomali terkait penyakit imun seperti HIV juga mengalami gangguan yang tampak pada gusinya.

Baca juga: drg. Anastasia Ririen Imbau untuk Berhati-hati Dalam Membeli Produk Pemutih Gigi yang Dijual Bebas

Pada seseorang yang mengalami gangguan terkait dengan pertumbuhan sel tertentu yang tidak sewajarnya didalam rongga mulur, seperti pada kondisi Karsinoma atau kanker bisa ditandai oleh perubahan warna.

Perubahan anomali warna yang lalu diikuti oleh perkembangan lainnya.

Itulah mengapa SAMURI atau upaya pemeriksaan mulut sendiri adalah wajib, minimal sehari satu kali.

Karena pada kejadian kanker ganas, bisa memakan waktu sangat singkat sejak munculnya anomali berupa bercak berwarna putih.

Seringkali pasien menduganya sebagai sariawan, tapi ternyata kanker.

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribunnews.com bersama dengan drg. R. Ngt. Anastasia Ririen Pramudyawati. Seorang dokter spesialis gigi. Jumat (3/9/2021)

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved