Breaking News:

Beberapa Hal yang Harus Diperhatikan oleh Seseorang yang Memiliki Kebiasaan Menginjak Kerikil

Beberapa asumsi masyarakat banyak yang menganggap berjalan di atas kerikil dapat menyehatkan kaki karena mengacu pada titik-titik meridian akupuntur.

grid.id
ilustrasi berjalan diatas kerikil 

TRIBUNHEALTH.COM - Ada kebiasaan buruk yang dianggap dapat berdampak baik.

Seperti berjalan tanpa alas kaki di atas tanah berkerikil.

Kebiasaan ini biasanya dilakukan oleh orang-orang yang sudah berusaia 40 tahun ke atas.

Banyak yang menganggap berjalan di atas kerikil dapat menyehatkan kaki karena mengacu pada titik-titik meridian akupuntur.

Namun, tindakan tersebut bisa berbahaya bagi kesehatan.

Beberapa asumsi dari masyarakat yang mengatakan ketika kram ataupun merasa pegal, lakukanlah kebiasaan menginjak kerikil di pagi hari.

ilustrasi berjalan diatas kerikil
ilustrasi berjalan diatas kerikil (grid.id)

Baca juga: Warna Gusi Kebiruan atau Lebih Gelap Menandakan Indikasi Tertentu? Berikut Ulasan drg. Anastasia

Pada pasien yang berusia diatas 40 tahun, memiliki kecenderungan yang disebut sebagai Neuropati Perifer.

Neuropati perifer adalah gangguan adanya sensai sensoris, baik itu berupa kram, ngilu, akibat mulai menurunnya fungsi sensoris pada anggota tubuh.

Selain itu, seiring dengan bertambahnya usia, tulang cenderung mudah mengalami peradangan yang menyebabkan rasa tidak nyaman pada daerah kaki.

Dengan kebiasaan menginjak kerikil ada beberapa hal yang harus diperhatikan:

- Resiko terjadinya trauma

Kerikil adalah suatu benda dengan permukaan yang tidak rata, tajam dan sangat beresiko menyebabkan luka atau cedera pada telapak kaki.

Baca juga: drg. Anastasia : Gusi Berwarna Gelap Bisa Karena Bawaan dari Lahir ataupun Kebiasaan Buruk

Ketika hal ini terjadi, orang-orang dengan gangguan sensoris atau rasa kram di kaki tidak mudah terdeteksi ketika terjadi luka.

Sehingga resiko terjadinya infeksi pada kaki menjadi lebih besar.

- Ketika menginjak kerikil secara tidak langsung titik meridian akupuntur mengurangi nyeri

Hal ini bisa dilakukan ketika durasi waktu terjadinya tekanan pada kaki tidak berlebihan

Ketika melakukan injakan pada kaki dengan kerikil yang cukup tajam dan pada waktu yang cukup lama, maka nisa terjadi resiko Iskemik.

Iskemik adalah gangguan aliran darah yang bisa menyebabkan perburuk kaki.

Saat merasa tidak nyaman pada kaki baik berupa nyeri maupun rasa kram ataupun rasa pegal, pastikan penyebabnya terlebih dahulu.

Baca juga: Benarkah Dental Floss Bisa Membersihkan Karang Gigi? Begini Tanggapan Dr. drg. Munawir H. Usman

- Konsultasikan dengan dokter untuk memastikan pengobatan terbaik untuk kaki

Halaman
12
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved