Breaking News:

Tujuan Operasi pada Penanganan Penyakit Kanker, Simak Ulasan dr. G. Iranita Dyantika R Berikut Ini

Berikut ini simak informasi dari dr. G. Iranita Dyantika R mengenai tujuan operasi pada penanganan penyakit kanker.

Serambinews.com
Ilustrasi operasi pada pasien kanker-simak informasi dari dr. G. Iranita Dyantika R mengenai tujuan operasi pada penanganan penyakit kanker. 

TRIBUNHEALTH.COM - Kanker adalah penyakit yang cukup berbahaya.

Penyakit ini terjadi akibat pertumbuhan sel abnormal yang tidak terkendali di dalam tubuh.

Keadaan ini menyebabkan jaringan tubuh menjadi rusak.

Kendati demikian, pasien yang mengidap kanker masih bisa dinyatakan sembuh.

Baca juga: Kanker Tidak Muncul Tiba-tiba, dr. Haidar Zein: Prosesnya 5 hingga 10 Tahun

Pasalnya telah terdapat beragam jenis penanganan pengobatan dalam menyembuhkan penyakit ini.

Salah satunya dengan metode operasi.

Namun tahukah Anda seperti apa penanganan operasi pada pasien kanker?

ilustrasi kanker
ilustrasi kanker (tribunnews.com)

Dilansir Tribunhealth.com dari tayangan YouTube KompasTV, dr. G. Iranita Dyantika R memberikan penjelasannya berikut ini.

Berdasarkan penuturannya, operasi dilakukan untuk mengambil benjolan yang tumbuh atau biasa disebut dengan tumor.

Baca juga: Kanker Sering Dianggap Penyakit Mematikan, dr. Haidar Zein Jelaskan Pengobatan yang Bisa Diberikan

Dengan metode ini, diharapkan benjolan tersebut tidak dapat menghalangi fungsi tubuh.

Salah satunya bila benjolan tersebut tumbuh pada usus (kanker usus).

"Bila benjolan tersebut tidak diambil, maka akan menutupi jalan pembuangan feses sehingga organ tidak berfungsi dengan baik."

"Nah makanya dilakukan pengambilan atau operasi, agar fungsinya bisa kembali lagi normal," jelas Iranita.

Proses Perjalanan Kanker

Seorang pasien yang mengidap kanker memiiki ketidakseimbangan kimiawi.

Kondisi ini mencetuskan terjadinya mutasi genetik.

Mutasi ini biasa disebut dengan mutasi DNA atau RNA.

ilustrasi sel kanker
ilustrasi sel kanker (freepik.com)

Pada kasus kanker, DNA tersebut tidak memberikan perintah yang baik.

Sehingga sel yang seharusnya berhenti tumbuh, namun masih terus tumbuh berkelanjutan.

Akhirnya menyebabkan munculnya benjolan atau tumor.

Bila tumor tersebut bersifat ganas, maka dinamakan dengan kanker.

Baca juga: Apakah Peranakan Turun Menyebabkan Kematian? Ini Jawaban dr. Asih Anggraeni, Sp. OG (K)

Penjelasan dr. G. Iranita Dyantika R ini dikutip dari tayangan YouTube KompasTV, Senin (27/9/2021).

(Tribunhealth.com/Ranum Kumala Dewi)

Penulis: Ranum Kumala Dewi
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved