Breaking News:

Indonesia Masuki Musim Pancaroba, dr. Tan Shot Yen Ingatkan Penyakit yang Berisiko Muncul

Musim pancaroba dikaitkan dengan berbagai penyakit musiman, apa saja yang berisiko?

Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Ilustrasi, penyakit diare dipengaruhi musim hujan? FOTO: Warga berjalan menggunakan payung saat hujan deras yang mengguyur Kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Senin (19/10/2020). BMKG memprediksi bahwa Jakarta mulai masuk musim penghujan, waspada potensi petir/kilat. 

TRIBUNHEALTH.COM - Kini Indonesia tengah memasuki masa pancaroba.

Tanah air tengah mengalami fase pergantian dari musim kemarau menuju musim penghujan.

Meski hari-hari tampak mendung, suhu cenderung panas.

Hal ini memicu kelembaban lebih.

Dokter, Filsuf, dan Ahli gizi Komunitas, dr. Tan Shot Yen menyorot berbagai penyakit yang rawan di musim seperti ini.

"Batuk pilek itu sering terjadi," katanya, dikutip TribunHealth.com dari Malam Minggu Sehat edisi Sabtu (2/10/2021).

Baca juga: Dokter Benarkan Diare Lebih Banyak Terjadi saat Musim Hujan, Simak Penjelasan Berikut Ini

Baca juga: Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan, Simak Penjelasan dr. Nabila Marta

Ilustrasi hujan deras akibat cuaca ekstrim
Ilustrasi hujan deras akibat cuaca ekstrim (banyumas.tribunnews.com)

"Lalu pada orang yang sudah mulai lansia... itu reumatiknya kumat," tambahnya.

Kemudian salah satu penyakit yang memang identik dengan musim hujan adalah demam berdarah.

Penyakit ini biasa melonjak pada musim hujan.

Salah satu faktor yang bisa menyebabkannya adalah adanya genangan air yang bisa mendorong perkembangbiakan nyamuk pembawanya.

Terkait genangan, dr. Tan Shot Yen memberi satu catatan lain.

Baca juga: Kenapa Kasus Demam Berdarah Marak Terjadi saat Musim Hujan Dok?

Baca juga: Benarkah Seseorang yang Terjangkit Demam Berdarah Bisa Mengalami Syok? Simak Kata dr. Mustopa, Sp.PD

Sejumlah warga dan kendaraan bermotor berusaha melewati genangan air di Jalan Raya Pos Pengumben, Jakarta Barat, Rabu (01012020). Hujan lebat berdurasi cukup lama sejak malam pergantian tahun hingga pagi hari, membuat sejumlah jalan raya dan perumahan warga di Jabotabek terendam banjir.
Sejumlah warga dan kendaraan bermotor berusaha melewati genangan air di Jalan Raya Pos Pengumben, Jakarta Barat, Rabu (01012020). Hujan lebat berdurasi cukup lama sejak malam pergantian tahun hingga pagi hari, membuat sejumlah jalan raya dan perumahan warga di Jabotabek terendam banjir. (TRIBUNNEWS.COM/Bian Harnansa)

"Kalau daerah anda cenderung memiliki genangan air di mana-mana, hati-hati juga penyakit yang berasal dari kencing tikus," jelasnya.

Terlebih lagi bagi orang-orang yang memiliki rumah tua.

Pada rumah tua, kerap ditemui jamur.

Terlebih lagi pada lokasi-lokasi bekas terkena air.

"Kelihatannya sederhana, yang jamur bukan badan saya tapi temboknya saja."

"Tapi spora dari jamur tersebut bisa terhirup sama seseorang...," paparnya.

Menurutnya, jamur yang cenderung ditemukan pada rumah tua ini bisa memberikan risiko pikun jika terhirup.

Jika disimpulkan, dr. Tan Shot Yen memberi tekanan pada empat penyakit yang kerap muncul di musim pancaroba.

Keempatnya adalah penyakit sendi, penyakit kulit, penyakit saluran napas, dan penyakit menular.

Baca berita lain tentang kesehatan umum di sini.

(TribunHealth.com/Nur)

Penulis: anrosikin
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved