Breaking News:

Kehamilan Usia 35 Tahun ke Atas Menjadi Faktor Terbesar Melahirkan Anak Down Syndrome

Kehamilan adalah momen yang dinantikan oleh pasangan suami istri. Namun, usia seseorang saat mengalami kehamilan dapat mempengaruhi pertumbuhan janin.

freepik.com
ilustrasi ibu hamil 

Diketahui asam folat sangat berperan sekali dalam pembentukan kromosom.

Sehingga apabila kekurangan asam folat bisa menyebabkan kemungkinan terjadinya down syndrome.

Baca juga: Tak Perlu 2-5 Menit, drg. R. Ngt. Anastasia Ririen Sebut Gosok Gigi pada Balita Bisa Disesuaikan

Yang harus dilakukan orangtua jika diketahui anak menderita down syndrome adalah konsultsi ke dokter anak untuk mengetahui apa yang harus dipersiapkan dan dilakukan.

Dengan tujuan anak down syndrome dengan keterlambatan-keterlambatan, keterbelakangan IQ, keterbelakangan motorik akan lebih dioptimalkan jika diketahui lebih dini.

Down syndrome identik sekali klinisnya hampir sama dengan hypogenital.

Karena down syndrome menyebabkan distropi tiroid, menyebabkan kekurangan fungsi tiroid menjadi tidak baik.

Sehingga klinisnya down syndrome dan hipotiroid hampir sama.

Oleh karna itu, anak dengan down syndrome akan di cek tiroidnya untuk mengetahui apakah sang anak juga mengalami hipotiroid.

Baca juga: Perlukah Seseorang yang Memilih Childfree Berunding dengan Orangtua? Ini Kata Psikolog Adib Setiawan

Apabila anak mengalami donw syndrome dan hipotiroid, orangtua akan diedukasi apa saja yang harus dilakukan pada anak, apa saja screening yang harus dikerjakan.

Pada anak down syndrome paling sering 40-45% mengalami kelainan jantung, kelainan pada mata.

Anak menjadi mudah mengalami infeksi karena mengalami kelainan yang khas.

Orang tua akan diajarkan agar anak bisa mandiri meskipun mengalami down syndrome.

Sehingga tumbuh kembang anak bisa optimal dan tumbuh dengan rasa percaya diri.

Kelainan kromosom bisa menyebabkan gangguan pada otak dan organ-organ yang lain.

Apabila sejak awal sang anak diarahkan dengan baik maka anak akan tumbuh optimal.

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribun Lampung News Video, bersama dengan dr. Leny Ervina, Sp. A(K). Rabu (3/3/2021)

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved