Breaking News:

drg. R. Ngt. Anastasia Ririen Jelaskan 5 Hal yang Harus Dipertimbangkan saat Memilih Pasta Gigi

Menurut drg. Anastasia, memilih pasta gigi harus mempertimbangkan fungisnya

Kompas.com
ilustrasi pasta gigi 

TRIBUNHEALTH.COM - Menggosok gigi menjadi salah satu hal yang wajib dilakukan untuk menjaga gigi agar tetap bersih.

Ketika menggosok gigi, satu hal yang tak bisa lepas adalah pasta gigi.

Namun, sebenarnya apakah penggunaan pasta gigi wajib?

Terkait hal ini, Dokter Gigi, drg. R. Ngt. Anastasia Ririen memberikan penjelasan.

Dia berbicara mengenai penggunaan pasta gigi ketika menjadi narasumber program Sapa Dokter Tribunnews.

Baca juga: Benarkah Posisi Gigi Geligi yang Tak Rapi Memengaruhi Bentuk Wajah? Simak Kata drg. Munawir Usman

Baca juga: Dr. drg. Munawir Usman, SKG., MAP. Sebut Penggunaan Kawat Gigi Bisa Memperbaiki Posisi Gigi Geligi

Ilustrasi - Pasta gigi
Ilustrasi - Pasta gigi (Kompas.com)

"Sebetulnya, permasalahan utamanya bukan enak tidak enaknya (menggunakan pasta gigi)," katanya, dikutip TribunHealth.com.

"Tetapi sejauh mana manfaat yang kita peroleh dari pilihan tindakan yang kita ambil," tandasnya.

Dengan demikian, ketika memilih pasta gigi perlu dipahami apa yang menjadi dasarnya.

"Kita harus tahu bahwa idealnya pasta gigi yang kita pilih, apa pun materialnya, dia bisa mereduksi pembentukan plak. Itu yang pertama," kata drg. R. Ngt. Anastasia Ririen.

Berikutnya, pasta gigi tersebut bisa memperkuat perlindungan gigi dari proses karies.

Baca juga: Kekentalan Saliva Tidak Normal Berakibat Terbentuknya Karang Gigi pada Usia Dini

Baca juga: Dr. drg. Munawir H Usman, SKG.,MAP: Sikat Gigi Secara Teratur dapat Mencegah Terjadinya Gigi Keropos

Ilustrasi pasta gigi sensitif
Ilustrasi pasta gigi sensitif (Pixabay.com)

Fungsi yang tak boleh tertinggal adalah kemampuan untuk membersihkan gigi.

Pasalnya tujuan dari menyikat gigi adalah menjaga kebersihan itu sendiri.

"Memoles permukaan gigi sehingga permukaan gigi menjadi lebih bersih dan halus."

"Keempat idealnya pasta gigi tersebut bisa menghilangkan atau mereduksi anomali halitosis (bau mulut) yang dipicu oleh faktor intrinsik dalam rongga mulut kita."

Kelima, pasta gigi yang baik bisa memberikan rasa segar di dalam mulut.

"Yang terakhir adalah tentu saja, pasta gigi tersebut juga sekaligus mensuport keadaan kesehatan jaringan gusi atau gingiva kita," tandasnya.

Baca berita lain tentang kesehatan umum di sini.

(TribunHealth.com/Nur)

Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved