Breaking News:

Rutin Berjalan Kaki Bisa Turunkan Risiko Kematian, Idealnya Berapa Langkah dalam Sehari?

Orang yang rajin berjalan kaki memiliki kemungkinan 50 hingga 70 persen lebih kecil untuk meninggal karena sebab apa pun selama dekade berikutnya

Pixabay
Ilustrasi berjalan kaki untuk menunjang kesehatan 

TRIBUNHEALTH.COM - Aktivitas fisik memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, tak terkecuali berjalan kaki.

Target berjalan 10 ribu langkah per hari banyak dipromosikan secara luas.

Namun, sebuah studi terbaru menyebut, 7 ribu langkah sehari sudah cukup untuk menunjang kesehatan yang baik.

Orang paruh baya yang berjalan setidaknya 7.000 langkah sehari rata-rata memiliki kemungkinan 50 hingga 70 persen lebih kecil untuk meninggal karena sebab apa pun selama dekade berikutnya, dibandingkan dengan mereka yang mengambil langkah lebih sedikit.

Risiko kematian dini yang lebih rendah diamati untuk wanita dan pria, hitam dan putih, yang mengambil 7.000 langkah atau lebih, menurut hasil yang diterbitkan bulan ini di JAMA Network Open.

"Kami melihat bahwa Anda bisa mendapatkan banyak manfaat dari 7.000 langkah," kata penulis studi Amanda Paluch, asisten profesor kinesiologi di University of Massachusetts Amherst, dilansir TribunHealth.com dari NBC, Minggu (12/9/2021).

Baca juga: dr. Ayuthia Sedyawan Benarkan Tak Boleh Langsung Duduk setelah Olahraga, Berkaitan dengan Jantung

Baca juga: Bagaimana Mengatur Pola Makan setelah Berolahraga? Simak Ulasan dr. Eleonora Mitaning, M.Gizi, Sp.GK

ilustrasi orang yang sedang berolahraga untukmenjaga kesehatan jantung
ilustrasi orang yang sedang berolahraga untukmenjaga kesehatan jantung (kompas.com)

Penelitian ini melibatkan 2.110 orang dewasa berusia 38 hingga 50 tahun yang pada tahun 2005 dan 2006 mengenakan alat yang disebut akselerometer selama sekitar satu minggu untuk melacak langkah mereka.

Selama masa tindak lanjut, yang rata-rata hampir 11 tahun, 72 peserta meninggal, paling sering karena kanker atau penyakit jantung.

Dalam menganalisis data, para peneliti mengontrol indeks massa tubuh, merokok, dan faktor lain yang dapat memengaruhi temuan.

Hasil menunjukkan bahwa orang tampaknya mendapatkan lebih banyak manfaat kesehatan dengan semakin banyak langkah yang mereka ambil, dengan pengurangan risiko kematian terbesar yang signifikan secara statistik antara 7.000 dan 10.000 langkah, kata Paluch.

Halaman
12
Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved