Breaking News:

Drg. R. Ngt. Anastasia Ririen Ungkap Cara Atasi Trauma Anak Usia 8 Tahun Berkunjung ke Dokter Gigi

Berikut simak penjelasan Drg. R. Ngt. Anastasia Ririen dalam mengatasi trauma anak usia 8 tahun berkunjung ke dokter gigi

kompas.com
ilustrasi anak melakukan perawatan ke dokter gigi-simak penjelasan Drg. R. Ngt. Anastasia Ririen dalam mengatasi trauma anak usia 8 tahun berkunjung ke dokter gigi 

TRIBUNHEALTH.COM - Trauma berkunjung ke dokter gigi mudah dialami oleh anak-anak.

Kondisi ini biasanya terjadi saat pertama kali anak memeriksakan diri ke dokter gigi.

Bila kondisi demikian terjadi, biasanya anak akan sulit untuk diajak ke dokter gigi kembali akibat rasa trauma yang belum menghilang.

Baca juga: dr. Luciana Intanti Putrijaya, M.SC., Sp.A: Kecanduan Gadget Dapat Mempengaruhi Tumbuh Kembang Anak

Trauma ini biasanya dialami oleh anak yang sudah memasuki usia sekolah dasar. Seperti usia 8 tahun.

Lantas bagaimana cara mengatasi trauma tersebut?

Ilustrasi - Pemeriksaan gigi pada anak
Ilustrasi - Pemeriksaan gigi pada anak (Tribun Lifestyle)

Dilansir Tribunhealth.com dari tayangan YouTube Tribunnews, Drg. R. Ngt. Anastasia Ririen memberikan tipsnya.

Berdasarkan penuturan Anastasia, sebaiknya orangtua tidak memaksa anak untuk berkunjung ke dokter gigi.

"Jangan sampai dipaksa untuk pergi ke dokter gigi, tunggu sampai anak mau," ungkapnya.

Baca juga: Dr. drg. Eddy Heriyanto Habar, Sp. Ort(K) Jelaskan Tips Mencegah Braket Terlepas dari Behel

Meski demikian, orangtua juga perlu aktif memberikan motivasi kepada anak agar anak bersedia berkunjung ke dokter gigi.

ilustrasi anak berkunjung ke dokter gigi
ilustrasi anak berkunjung ke dokter gigi (kompas.com)

Terkecuali bila anak mengalami masalah darurat yang harus segera diperiksa oleh dokter gigi.

Bila kondisi demikian, maka anak bisa diajak ke dokter gigi namun dengan cara yang tidak agresif.

Misalnya sebelum membawa anak masuk bertemu dengan dokter gigi, orangtua bisa mengajak anak untuk bermain.

Baca juga: Saran drg. R. Ngt. Anastasia Ririen pada Anak Usia 3 tahun yang Alami Trauma ke Dokter Gigi

Ilustrasi anak mengalami gigi patah
Ilustrasi anak mengalami gigi patah (Freepik.com)

Kemudian mengajak anak untuk berkenalan dengan dokter gigi yang menanganinya.

Cara ini dianggap mampu membuat anak bisa lebih percaya kepada sang dokter.

Selain itu juga membuat anak menjadi berani apabila diberikan penanganan oleh dokter gigi tersebut.

Baca juga: Cara Drg. R. Ngt. Anastasia Ririen Atasi Trauma Anak Berkunjung ke Dokter Gigi

Penjelasan Drg. R. Ngt. Anastasia Ririen ini dikutip dari tayangan YouTube Tribunnews, 6 November 2020.

(Tribunhealth.com/Ranum Kumala Dewi)

Penulis: Ranum Kumala Dewi
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved