Breaking News:

dr. Adityo Susilo, Sp.PD Tegaskan Long-Haul Covid-19 Tak Menular, Simak Faktor Risikonya Berikut Ini

Meksi tak menular, orang-orang yang mengalami hal ini berisiko terkena long-haul Covid-19

Surya/Ahmad Zaimul Haq
ILUSTRASI Pemeriksaan tes swab PCR - Petugas kesehatan melakukan aktivitas di ruang ekstraksi laboratorium biomolekuler Rumah Sakit Pelindo Husada Citra (PHC), Kota Surabaya, Jawa Timur, Selasa (12/5/2020). Laboratorium biomolekuler PCR itu untuk melakukan uji laboratorium virus corona (Covid-19) melalui metode tes swab dengan kapasitas 500 tes per hari. 

TRIBUNHEALTH.COM - Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Penyakit Tropik & Infeksi, dr. Adityo Susilo, Sp.PD, KPTI, FINASIM mengatakan Long-Haul Covid-19 tidak menular.

Hal itu dia sampaikan ketika menjadi narasumber dalam program Ayo Sehat Kompas TV edisi Senin (9/8/2021).

"Tentu jawabannya (tidak menular)," katanya, dikutip TribunHealth.com.

"Karena long-haul covid merupakan keluhan yang dirasakan pasien, padahal dirinya sendiri sudah tidak infectious," lanjutnya.

Bahkan, kerap kali long-haul covid terjadi pada orang yang sudah dinyatakan negatif melalui tes PCR.

Baca juga: Penjelasan dr. Syahidatul Wafa, Sp.PD soal Risiko Penderita Diabetes jika Terpapar Covid-19

Baca juga: dr. Adityo Susilo, Sp.PD Sebut Long Covid Bisa Berlangsung Lebih dari 3 Bulan, Bisa Picu Kecemasan

Ilustrasi Covid-19 - FOTO: Tenaga medis melakukan simulasi alur masuk pasien Covid-19 di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Jalan Pasteur, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (6/3/2020). Simulasi dari mulai pasien terduga Covid-19 datang ke RSHS, diperiksa di ruang Isolasi IGD, hingga dibawa ke Ruang Khusus Isolasi Kemuning tersebut, dilakukan untuk melatih kesiapan tenaga hingga sarana medis dalam menangani dan merawat pasien terduga virus corona yang masuk ke RSHS Bandung.
Ilustrasi Covid-19 - FOTO: Tenaga medis melakukan simulasi alur masuk pasien Covid-19 di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Jalan Pasteur, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (6/3/2020). Simulasi dari mulai pasien terduga Covid-19 datang ke RSHS, diperiksa di ruang Isolasi IGD, hingga dibawa ke Ruang Khusus Isolasi Kemuning tersebut, dilakukan untuk melatih kesiapan tenaga hingga sarana medis dalam menangani dan merawat pasien terduga virus corona yang masuk ke RSHS Bandung. (Tribun Jabar/Gani Kurniawan)

Dalam kesempatan yang sama, dr. Adityo Susilo, Sp.PD memaparkan lebih rinci mengenai long-haul covid-19.

Dia menjelaskan long-haul covid merupakan istilah medis yang digunakan untuk menggambarkan sekelompok pasien yang masih mengalami sejumlah keluhan, meski sudah sembuh dari Covid-19.

"Dan oleh karena itu memang keluhan-keluhan ini bisa bervariasi, dan tentu jangka waktunya menjadi panjang," kata dr. Adityo Susilo, Sp.PD.

Kesehatan pasien berpengaruh terhadap kondisi ini.

Ketika seseorang mengalami gejala parah ketika terpapar Covid-19, maka risiko keluhan yang memanjang kemungkinan juga besar.

Baca juga: Obat untuk Long Covid Bisa Berbeda dengan Covid-19, Simak Penjelasan dr. Adityo Susilo, Sp.PD

Baca juga: Kasus Covid-19 Turun, Apakah PPKM Benar-benar Efektif Tekan Penularan Virus? Ini Penjelasan Satgas

ILUSTRASI Orang dengan diabetes terpapar virus corona atau Covid-19 ---- FOTO: Tenaga medis melakukan simulasi alur masuk pasien Covid-19 di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Jalan Pasteur, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (6/3/2020). Simulasi dari mulai pasien terduga Covid-19 datang ke RSHS, diperiksa di ruang Isolasi IGD, hingga dibawa ke Ruang Khusus Isolasi Kemuning tersebut, dilakukan untuk melatih kesiapan tenaga hingga sarana medis dalam menangani dan merawat pasien terduga virus corona yang masuk ke RSHS Bandung.
ILUSTRASI Orang dengan diabetes terpapar virus corona atau Covid-19 ---- FOTO: Tenaga medis melakukan simulasi alur masuk pasien Covid-19 di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Jalan Pasteur, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (6/3/2020). Simulasi dari mulai pasien terduga Covid-19 datang ke RSHS, diperiksa di ruang Isolasi IGD, hingga dibawa ke Ruang Khusus Isolasi Kemuning tersebut, dilakukan untuk melatih kesiapan tenaga hingga sarana medis dalam menangani dan merawat pasien terduga virus corona yang masuk ke RSHS Bandung. (Tribun Jabar/Gani Kurniawan)

Selanjutnya adalah komorbid atau penyakit bawaan yang dialami pasien.

"Dan tentunya faktor usia. Ini menjadi salah satu hal yang meningkatkan risiko mereka-mereka yang dapat mengalami long-covid."

Kendati demikian, dia tak menutup kemungkinan long-haul juga bisa dialami oleh orang yang berusia lebih muda.

"Karena mereka yang muda bisa juga terkena Covid yang tidak ringan," tandasnya.

Hal ini menyebabkan beberapa gejala masih dialami ketika tubuh dalam proses penyembuhan.

Baca berita lain tentang kesehatan umum di sini.

(TribunHealth.com/Ahmad Nur Rosikin)

Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved